136 Siswa Domas di Wisuda

PELITAKARAWANG.COM  - Lazimnya Mahasiswa, sebanyak 136 siswa SMK Indonesia Mas di Wisuda dalam sidang dewan guru terbuka di halaman Kantor Camat Cilamaya Wetan Sabtu (28/4) kemarin. 

Sebelum dinyatakan lulus, drama perdebatan para guru dan wali kelas dihadapan orangtua/wali murid, menyita perhatian peserta yang hadir, sampai akhirnya para siswa di 4 kompetensi keahlian tersebut dinyatakan lulus 100 persen.

Ayip Saepudin SE, ketua pelaksana Wisuda siswa SMK Indonesia Mas angkatan ke 5 mengatakan, dengan berakhirnya masa UNBK dan sejumlah ujian lainnya, sudah menjadi program bahwa kelas XII harus di lepas. Tapi ingat sebut Ayip, kelulusan dan Wisuda itu bukan akhir segalanya, tapi merupakan awal dari perjalanan yang jauh. 

Pihak sekolah, sebut Ayip, hanya memfasilitasi kegiatan pelepasan ini secara sederhana, namun khidmat dan dihadiri semua elemen dewan guru hingga yayasan, bahkan lebih jauhnya, kreatifitas dan keseniannya ditampilkan dihadapan semua orang tua/wali. Ia berharap, dengan kegiatan wisuda ini, para siswa bisa berkesan dan mengingat selalu almamater tempatnya menimba ilmu selama 5 tahun terakhir. " Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama semua pihak, baik sekolah, yayasan maupun orangtua wali murid," Katanya.

Sementara itu, Wakasek Kesiswaan SMK Indonesia Mas, H Aming Abdullah mengatakan, selain kreatifitas pihaknya juga gelar sidang guru terbuka, sebab paska UNBK, meskipun kelulusannya baru di umumkan antara 2-3 Mei, namun yang mengeksekusi anak layak lulus atau tidak adalah para dewan guru dan wali kelasnya. Karenanya, dengan wisuda dan sidang terbuka ini, para guru berargumentasi langsung kaitan anak-anak yang layak lulus dan yang tidak berikut jejak rekamnya selama menimba ilmu di SMK Indonesia Mas. 

Meskipun cukup menegangkan, karena disaksikan langsung para orangtuanya, namun semua dewan guru menyatakan sepakat bahwa 136 siswa SMK Indonesia Mas angkatan 5 ini lulus 100 persen. Dari hal itu sambung Aming, bisa difahami dan dimengerti bagi siswa, betapa sulitnya para guru menilai dan mengerjakan hasil nilai para siswa, baik UKK, Ujian Praktek maupun nilai hariannya, namun semua guru masih berbaik hati bisa meloloskan para siswa jadi alumni secara resmi." Ya karena sidang terbuka, kita berikan kesempatan para guru mempertimbangkan segala sesuatunya soal nilai dan kelulusan siswa," Katanya.
Posting Komentar