Bangunan SMPN 2 LEMAHABANG Batal Realisasi - PELITA KARAWANG
Bangunan SMPN 2 LEMAHABANG Batal Realisasi

Bangunan SMPN 2 LEMAHABANG Batal Realisasi

Share This
PELITAKARAWANG.COM- Diajukan sejak tahun 2017, sebanyak 4 Rombel SMPN 2 Lemahabang sempat mau direalisasikan tahun ini. Namun, meskipun sudah mengantongi izin penghapusan aset,  1 unit bangunan lapuk yang sudah di kosongkan 3 tahun terakhir itu, batal setelah dua SMP Negeri lainnya lebih prioritas.

Kata Kepala SMPN 2 Lemahabang, Yoyon Sumaryono, tiga rombel dan 1 ruangan keterampilan diajukan rehab tahun 2017, karena hasil tinjauan Kabid saat itu, masuk prioritas dan harus realisasi tahun 2018 ini. Bahkan, saat Musrenbang Kecamatan, bangunan layak rehan ringan dan berat ini konon sudah masuk, tetapi saat di cek bulan Faebruari - Maret ke PUPR, ternyata tidak ada. Usut punya usut, sebut Yoyon, bangunan yang lebih diprioritaskan adalah SMPN 3 Karawang Barat yang sebelumnya terdampak kebakaran dan  SMPN 1 Batujaya yang mana bangunan sebelumnya sempat ditinggal pemborong. Sehingga, untuk rehab SMPN 2 Lemahabang ini nihil, dan dipending realisasinya ditahun 2019 mendatang. Padahal, pihaknya sudah menurunkan material bangunan yang memgancam keselamatan lalu lalang siswa seperti atap dan kayu kaso. " kita sih sudah mengajukan sejak tahun 2017 Tapi saat di cek ternyata realisasinya kalah prioritas dengan 2 SMP lainnya, sehingga untuk SMPN 2 Lemahabang ini diperkirakan tahun 2019 mendatang," Ungkapnya.

Lebih jauh Ia menambahkan, khusus ruangan keterampilan yang biasa di gunakan, selain bangunannya, alat-alatnya juga sudah rusak. Sehingga, ia arahkan agar para siswa menghindari bangunan itu saat bermain, sebab selain dimakan usia, kaso-kasonya juga terancam ambruk mendadak, sebab bangunan itu dibangun belasan tahun lalu.  karena saat ia masuk 2 tahun lalu ruangan tersebut sudah dikosongkan untuk kegiatan keterampilan siswa,  sementara 3 rombel lainnya sampai saat ini masih digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar. Adapun kriteria Rehab statusnya ringan atau berat ia serahkan pada hasil checking konsultan di lapangan nantinya,  yang jelas ia akan mengajukan ulang 4 rombel ini agar realisasi tahun 2019 mendatang terwujud."  jangankan bangunannya, alat-alat keterampilannya saja sudah hilang dan juga rusak sementara relokasi ke ruang laboratorium,  sehingga khusus ruangan itu benar-benar tidak digunakan sama sekali," ungkapnya. 

Ia berharap,  walaupun di tahun ini dicoret atau tidak masuk karena belum dalam kategori prioritas, setidaknya ia inginkan agar Pemkab Bisa memprosikan realisasi bangunan tersebut di tahun ini,  caranya saran Yoyon, dengan mensiasati di anggaran perubahan atau ABT tahun 2018.  Sehingga,  walaupun di akhir tahun setidaknya Rehab 4 rombel SMPN 2 Lemahabang ini bisa segera terealisasi." Sebenarnya masih bisa disiasati di perubahan , kita sih Berharap tetap direalisasikan di tahun ini ." pungkasnya
Posting Komentar
bkd