DEMIZ Tengok Nelayan Ciparage Jaya Karawang - PELITA KARAWANG
DEMIZ Tengok Nelayan Ciparage Jaya Karawang

DEMIZ Tengok Nelayan Ciparage Jaya Karawang

Share This


PELITAKARAWANG.COM-.Didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Karawang, dr Cellica Nurachadiana, Calon Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar blusukan ke kampung nelayan Desa Ciparagejaya Kecamatan Tempuran Minggu pagi (15/4/2018).  

Jendral Nagabonar itu keliling menyaksikan proses pelelangan ikan dan menerima segudang keluhan yang dihadapi para nelayan pesisir utara Karawang.

Miscu,Ketua Rukun Nelayan (RN) Ciparagejaya mengatakan, Nelayan Ciparagejaya sudah bosan dengan pendangkalan dan abrasi setiap tahun. 

Karenanya, selagi ada Cagub yang saat ini masih menjabat Wakil Gubernur,ia meminta perhatian serius Pemprov Jawa Barat dalam menangani soal pendangkalan, sebab sangat kesulitan bagi nelayam yang hendak melaut dari Muara, utamanya kapal 12 Grosston melintas, sehingga perlu ada pengerukan rutin yang dilakukan. 
Selain itu sambung Miscu,Abrasi di laut memang hal lumrah karena faktor alam, dulu kenangnya sejak tahun 1983, abrasi ini sampai serobot rumah-rumah warga, bahkan saat ini rumahnya tinggal 300 meter dari bibir pantai, ia khawatir 5 sampai 10 tahun yang akan datang, rumahnya juga kena dampak abrasi berkepanjangan. Karena itu, ia berharap solusi konkrit agar kiranya bisa dibantu kesulitan-kesulitan para nelayan pesisir oleh Provinsi, minimalnya pengadaan sabuk pantai yang bisa menahan air seminimal mungkin masuk daratan lebih luas,"Pendangkalan dan abrasi adalah hal yang biasa terjadi, tapi harus ada solusi yang baik untuk pecahkan masalah krusial bagi nelayan ini," Katanya.


Cagub Demiz menanggapi,bahwa soal pendangkalan dan abrasi ia akan lihat dulu kewenangannya. Bisa di pusat, provinsi, bahkan daerah, tapi yang jelas akses nelayan melaut jangan sampai berlarut terhambat oleh pendangkalan, makannya harus dikeruk cepat,termasuk soal permintaan sabuk pantai penahan abrasi.Perlu diketahui sambung Demiz,ditahun 2017 Pemprov sudah miliki Perda untuk kesejahteraan para nelayan,dimana didalam ya diatur teknis pengembangan usaha nelayan sampai dengan asuransinya. Ia tahu bahwa beberapa bulan terakhir,nelayan sempat resah dengan aturan alat tangkap cantrang yang di larang Kementrian,namun saat sudah beres, timbul lagi persoalan lain.Karenanya,Perda soal kesejahteraan nelayan ini perlu diatasi dengan Pergub yang sampai saat ini diakui Demiz belum keluar, nanti diharapkannya bisa mengcover kesejahteraan para nelayan. " Kita lihat dulu soal kewenangan, yang jelas saya setuju agar pengerukan ini harus segera diatasi," Katanya.
Posting Komentar
bkd