DPR Miinta Cakada Bersih Narkoba

PELITAKARAWANG.COM. - Anggota Komisi III DPR Junimart Girsang meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) terlibat dalam pemeriksaan kesehatan peserta pemilihan kepala daerah 2018 untuk memastikan semua calon kepala daerah (Cakada) bebas narkoba.

"Kami berharap Pilkada 2018 dipastikan bersih dari narkoba," kata Junimart dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPR dengan BNN di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Dia lantas mengingatkan kembali mengenai penangkapan mantan Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Nofiandi Mawardi yang ditangkap aparat BNN karena kedapatan menggunakan sabu-sabu. "Kita tidak tahu bagaimana kasusnya sekarang," ujarnya.

Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan itu juga berbicara tentang pentingnya BNN melakukan terapi kejut dengan secara spontan memeriksa urine para calon kepala daerah supaya warga tahu calon kepala daerah yang bebas narkoba dan bisa menjadi pilihan mereka.

"Kita tidak mau hal ini terulang, kita tidak mau rakyat memilih yang betul-betul sudah pecandu narkoba," katanya.

Dia menyarankan BNN membangun komunikasi dan berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum agar bisa ikut memeriksa dan mengawasi para peserta dalam pemilihan kepala daerah di 171 daerah.

"Ini gebrakan pertama Pak Heru sebagai Kepala BNN, kalau berkenan dan mau dicintai masyarakat. Pak Heru sudah berhasil di KPK, tentu harus berhasil di BNN, saya yakin BNN sudah punya data," katanya merujuk pada Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko.

Anggota Komisi III dari Fraksi PAN Muslim Ayub setuju BNN berperan serta dalam memeriksa urine terhadap calon kepala daerah maupun pejabat negara.

"Kalau memang terbukti, ya harus berani periksa yang bersangkutan, itu top BNN," ujarnya.

Selain itu, anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS Aboe Bakar Al Habsyi berharap BNN bisa bekerja sama dengan para calon kepala daerah dalam menyusun rencana program pemberantasan penyalahgunaan narkoba di daerahnya kalau terpilih menjadi kepala daerah.

Ia menambahkan bahwa dalam pemilihan umum yang sekarang penting juga bagi masyarakat untuk melihat rencana program pemberantasan penyalahgunaan narkoba dari para calon kepala daerah.
Posting Komentar