Klinik Menjamur, Namun Pelayanan Masih Utamakan Komersil - PELITA KARAWANG
Klinik Menjamur, Namun Pelayanan Masih Utamakan Komersil

Klinik Menjamur, Namun Pelayanan Masih Utamakan Komersil

Share This
PELITAKARAWANG.COM -  Selain marak plang Dokter Praktek di desa-desa,  perkembangan Klinik semakin menjamur. Namun, keberadaan klinik yang juga sebagian sudah masuk Fasilitas Kesehatan (Faskes) BPJS, belum menjamin layanan kesehatan gratis bahkan murah bagi masyarakat.

Sita (29), Warga Telagasari misalnya, dirinya memiliki kartu BPJS mandiri yang dibayar perusahaan tempat suaminya kerja, saat daftar BPJS Kesehatan, tertera puluhan Klinik dan Rumah Sakit hingga Puskesmas yang bisa jadi Fasilitas Kesehatan (Faskes) tingkat 1, kebetulan dirinya memilih Klinik yang keberadaannya juga di Kecamatan Telagasari. 

Ternyata, saat dirinya hendak memeriksakan kesehatannya yang drop dan memerlukan agar dirawat dan dijaga infus, BPJS yang disodorkan memang diterima, namun dirinya malah justru diberikan surat rujukan ke RS Lira atau ke Rumah Sakit besar di Karawang Kota, padahal klinik yang dijadikannya Faskes tersebut, lengkap memiliki ruang perawatan dan fasilitas Infusan sekalipun. 

Ia bingung, kenapa sebutnya, Klinik yang tercantum kerjasama dengan BPJS dan fasilitasnya juga cukup lengkap, justru memberikan rujukan yang seolah di lempar ke RS di wilayah kota. Lain halnya dengan pasien yang mungkin berduit, bisa langsung di rawat dan di infus di Klinik tersebut, padahal dirinya jadi peserta BPJS mandiri." Kalau Orientasinya bisnis terus, dimana letak pelayanannya, punya kartu BPJS mandiri tapi malah tetap dilempar ke RS lain," Keluhnya.

Lebih jauh ia berharap, Bupati yang berlatar belakang dokter dan Dinas Kesehatan bisa tertibkan Klinik-klinik yang dengan mudah berdiri, namun orientasi bukan sebatas pelayanan, tapi keuntungan. Wajar jika Klinik meraup untung, tapi bukan berarti mengkebiri hak BPJS masyarakat yang sudah bayar setiap bulannya. Ujungnya sesal Sita, warga dan pasien selalu doyan di alihkan ke umum walaupun punya BPJS. 

'' Klinik harus ditertibkan Bupati, kalau gak mau layani pasien dengan BPJS, gak usah kerjasama dengan BPJS. Masa punya kartu BPJS tapi doyan banget di alihkan ke umum, mahal lagi," Sesalnya.
Posting Komentar
bkd