SISWA SMKN 1 CILEBAR NEMPONG UNBK DI CILAMAYA

PELITAKARAWANG,- Selain bangunannya yang masih nebeng di SDN Kertamukti 3 , sebanyak 49 siswa SMKN 1 Cilebar juga nempong pelaksanaan UNBK di SMKN 1 Cilamaya Senin 2/4.  Akses yang lebih dari 10 kilometer melewati Kecamatan Tempuran dan Cilamaya Kulon, para siswa SMK dengan kompetensi keahlian 

Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan Agribisnis Perikanan ini berangkat dari rumahnya sedari pagi masih gelap agar tidak terlambat masuk. Iwan Sutiawan S.Pd, Kepala SMKN 1 Cilebar, mengatakan UNBK tahun ini merupakan kali ke 4, namun siswa kelas XII sekolahnya itu masih harus nebeng 
jauh dari Cilebar ke Cilamaya Wetan. 

Sebanyak 48 siswanya yang jadi peserta UN harus berangkat sejak pukul 06.00 pagi dari rumah untuk menempuh perjalanan sekitar 1 jam ke SMKN 1 Cilamaya. Bukan tidak ingin pihaknya nebeng UNBK di SMA atau juga SMK Swasta yang lebih dekat, namun dipilihnya SMKN 1 Cilamaya ini adalah sebagai sekolah induk yang memiliki kompetensi keahlian yang sama. " Siswa berangkat ya sejak jam 6 pagi, karena dibagi 3 termin kan jadi ada waktu juga mengejar, gak kami inapkan,"  Katanya.


Iwan menambahkan, bukan saja UNBK yang masih nempong walaupun berstatus Negeri, tetapi juga bangunan, sebab sambung Kepsek yang mulai tugas 2017 ini,  sampai saat ini SMKN 1 cilebar belum memiliki lahan apalagi bangunan. Bahkan, Sampai tahun ajaran 2016/2017 proses KBM masih pindag-pindah, karena sebelumnya menumpang di SMPN 1 Cilebar, tetapi seiring pemberlakuan Kurikulum 2013 di SMP 1 Cilebar, maka proses KBM para siswanya pindah menumpang di SDN Kertamukti 3. Disinggung soal lahan, Iwan mengaku bahwa untuk pengadaan lahan saat ini sedang proses di propinsi, karena hari kamis kemarin dirinya dan tim sudah diundang untuk pengarahan proses pengadaan lahan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, swmentara untuk bangunan sambung Iwan, karena syarat USB harus memiliki lahan terlebih dahulu, maka proses belum dilaksanakan." KBM juga pindah-pindah, karena jangankan bangunan, lahan saja belum ada," Keluhnya.

Ketua Panitia UNBK SMKN 1 Cilamaya, Irda Lulitasari mengatakan, selain di isi para siswa SMKN 1 Cilamaya, peserta UNBK juga diikuti 48 siswa SMKN 1 Cilebar. Biasanya menginap, tapi karena tahun ini dibagi 3 termin, para siswanya berangkat bolak balik ikuti UNBK di SMKN 1 Cilamaya, sehingga banyak waktu untuk bisa datang tepat waktu. Selain siswa, beberapa gurunya juga dilibatkan dalam pengawasan." Iya nebeng bareng, berbaur di 3 termin semuanya lancar-lancar saja sih," Ungkapnya.
Posting Komentar