Dana BOS di Karawang Macet Tapi USBN Jalan Terus

PELITAKARAWANG.COM.- Setelah macet di triwulan pertama,  Bantuan Operasional Sekolah (Bos) sudah cair Maret lalu. Namun, pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang dimulai Kamis 4/5/2018, ini, nampaknya kembali tersendat. Pasalnya, Bos yang sudah beralih lewat Giro tersebut, kembali belum turun untuk triwulan kedua, akibatnya sejumlah Kepsek putar otak untuk menalangi operasional USBN selama 3 hari kedepan.

Kepala SDN Ciwaringin IV, Rojak S.Pd mengatakan, USBN SD digelar mulai Kamis ini hingga Sabtu mendatang dengan mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. Kebetulan, lokasi USBN di satukan 4 SD sekaligus, yaitu dari SDN Ciwaringin 1 sebanyak 24 siswa SDN Ciwaringin 2 sebanyak 53 siswa,SDN Ciwaringin 3 sebanyak 40 siswa dan SDN Ciwaringin 4 sebanyak 24 siswa yang mana semua totalnya 141 siswa. Hari pertama sebut Rojak, semua siswa hadir penuh dengan pengawasan silang dari SD luar Ciwaringin, dengan jumlah 18 Pengawas. Tentu saja, selama pelaksanaan, kegiatan USBN ini memerlukan operasional dan transportasi bagi para pengawas, namun sayangnya, BOS untuk triwulan ke dua ini masih belum cair ." Kita laksanakan USBN tiga hari kedepan, ya walaupun Bos belum cair," Katanya.


Abdul Qodir, S.Pd, Guru SDN Pulojaya 1 mengatakan, Dana Bos lambat cair, padahal pelaksanan USBN sudah di mulai, diharapkannya dana operasional ini bisa segera cair setelah USBN selesai, setidaknya bisa mengcover pelaksanaan yang sementara banyak ditalangi dulu, baik oleh uang pribadi Kepsek ,maupun pinjaman kepada pihak ke 3." Harapannya semoga bisa cair setelah USBN lah,biar bisa tercover operasional yang sementara ini ditalangi dulu," katanya.

Lebih jauh Rojak menambahkan, oleh karena Bos belum turun terlepas karena peralihan ke Giro perdana di triwulan ke dua ini, yang jelas pihaknya bersama rekan kepsek lainnya putar otak untuk pengadaan uang operasional sebagai talangan sementara, asalkan pelaksanaan USBN ini lancar sampai akhir pekan ini, sebab setelah USBN para siswa sudah tidak beraktifitas lagi di sekolah, karena selain perpisahan yang mepet ke Bulan Ramadhan,  juga persiapan online menuju pendaftaran ke jenjang SMP ." Gak tahu alasannya lambat cair lagi, padahal sudah ke Giro, yang jelas kita talangi saja dulu selama USBN mah," Katanya.

Staff Koorwilcambidik Telagasari,Agus Wahyudi mengatakan, di Kecamatan Telagasari, dari total 1.035 siswa yang melaksanakan USBN, dua diantaranya absen di SDN Linggarsari 3. Entah karena pindah domisili atau sakit, ia masih belum menerima keterangan resmi dari pihak sekolah,yang jelas alasan itu harus dibuatkan laporannya ke Dinas. Jika sakit, masih ada waktu susulan nantinya, jika pindah sekolah tidak memungkinkan karena semua siswa kelas VI sudah tidak bisa pindah sekolah karena sudah punya nomor induk khusus kepesertaan USBN, sebab, sekolah lainpun tidak akan menerima begitu saja." Di kita ada dua orang siswa yang absen USBN, ya nanti akan dibuatkam laporan," Katanya.
Posting Komentar