Inilah Tiga Perkara Besar di Kabupaten Karawang Akibat Salah Guna Medsos


PELITAKARAWANG-.Gara-gara bermain medsos yang salah manfaat akibatnya bukan puluhan tapi mungkin mencapai ratusan orang yang harus berurusan dengan penegak hukum,termasuk sudah tercatat tiga perkara besar di Kabupaten Karawang,(25/5/2018).

Pernah seorang politisi Gerindra Karawang mempelesetkan singkatan PKB pada salah satu komentar di medsos facebook.Akibatnya,mengemuka rasa tidak suka dari pihak DPC PKB Karawang kepada komentar yang dituliskan oleh Asep Saepudin Zuhri anggota DPRD Kabupaten Karawang asal Fraksi Gerindra.

Kemudian perkara hukum pelesetkan akronim PKB itu ditempuh dengan cara islah antara DPC PKB Karawang dan anggota dewan asal Dapil 4,Asep Saepudin Zuhri.Dan proses islah kala itu dijalankan di Mapolres Karawang yang hasilnya beres dan berdampak bisa mendinginkan suasana politik di Tanah Karawang.

Selanjutnya muncul kasus Aking Saputra akibat yang bersangkutan menulis status di facebook dengan sederet kalimat berunsur SARA yang kemudian publik Karawang marah besar.Karena makna dari status Aking dianggap telah menghina Nabi Muhammad.Selanjutnya,Aking Saputra yang merupakan pengusaha muda itu mesti mendekam didalam penjara demi menebus kecerobohannya.

Dan yang terkini muncul perkara Hitler Nababan yang memposting meme Habib Rieiziq Shibab dan H.Amin Rais ke grup whatsapp forum Banggar DPRD Karawang,postingan Nababan digrup whatsapp sudah satu bulan yang lalu (20/4/2018),dan meledak perkaranya setelah satu bulan kemudian,tepatnya ditanggal (22 /5/2018).

Perkara postingan Hitler bisa moncor ke publik akibat karikatur kedua tokoh nasional tersebut dibocorkan dari grup whatsaap Banggar DPRD Karawang ke masyarakat luas.Sontak bertebarannya karikatur menyulut amarah sekelomopok orang dan ormas FPI Karawang.Mereka dengan terbuka menyatakan tidak terima imam besar FPI dan Amin Rais,yang merupakan sesepuh Partai Amanat Nasional  (PAN) dikarikaturkan sedemikian rupa oleh Hitler Nababan.

Lagi dan lagi suhu perpolitikan di Tanah Karawang meradang bahkan lebih membara hanya akibat dari salah guna dari medsos.

Kemudian pada hari Kamis,24/5/2018,berulang kasus hukum akibat medsos ditempuh dengan cara islah berupa mediasi alot antara perwakilan Hitler Nababan dengan  pihak Polres Karawang dan berhasil.Karena kedua pelaku pengeroyokan kepada Hitler digedung Muspida DPRD Karawang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres tapi tidak ditahan,atau  permohonan  penangguhan penahanan kepada kedua pelaku  dikabulkannya oleh Polres Karawang.
Diberdayakan oleh Blogger.