Jelang Mudik Lebaran Masih Banyak Jalan Berlubang di Jawa Barat - PELITA KARAWANG
Jelang Mudik Lebaran Masih Banyak Jalan Berlubang di Jawa Barat

Jelang Mudik Lebaran Masih Banyak Jalan Berlubang di Jawa Barat

Share This
Pembangunan Tol Pemalang Dipercepat untuk Mudik 2017
PELITAKARAWANG.COM-.Rombongan Touring Sepeda Mudik Lebaran 2018 oleh Kementerian Perhubungan telah memasuki wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah. Dalam jelajah jalur mudik Jakarta-Surabaya itu, para peserta mengaku masih menemukan banyak jalan berlubang di sepanjang jalan pantai utara atau Pantura.

"Kami temukan jalan bergelombang dan berlubang di beberapa titik. Paling banyak ditemukan di Jawa Barat," kata Agung Bowo Laksono, perwakilan pesepeda alumnus elektro ITS Cycling Club (ELITSCC), di pitstop Lawang Sewu, Semarang, pada Rabu, 2 Mei 2018. 

Menurutnya, para pesepeda merasakan gelombang, khususnya di beberapa titik jalan Pantura. Sementara di Pantura Jawa Tengah, jalan berlubang juga masih ditemui, terutama di Pemalang. Sepanjang jalan Brebes relatif baik, lalu mulai bergelombang di Pemalang dan di kawasan Alas Roban.

Namun, dari Jakarta hingga Semarang, sejumlah ruas jalan masih aman untuk dilintasi pada pemudik Lebaran. Sebelum singgah di Semarang, rombongan pesepada sempat mampir di wilayah Cirebon.

Tur sepeda Mudik Lebaran Jakarta-Surabaya dimulai pada 29 April di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Ratusan pesepada menempuh waktu perjalanan enam hari hingga finis di Surabaya pada 4 Mei.

Tujuan tur sejauh 940 kilometer itu salah satunya untuk mengampanyekan keselamatan jalan dan memperkenalkan jalur altenatif mudik Lebaran kepada masyarakat. Setelah singgah di Semarang, rombongan mampir di Terminal Tirtonadi Solo, Terminal Purabaya Surabaya hingga berakhir di kampus ITS Surabaya. 

Menurut Kepala Sub Direktorat Angkutan Barang Kementerian Perhubungan, Benny Kusdiana, salah satu sosialisasi kegiatan ini adalah memberitahukan kepada masyarakat tentang program mudik gratis guna mengurangi tingkat kecelakaan di jalan raya. 

Tahun ini jumlah motor dan penumpang yang diangkut lewat program mudik gratis bertambah hingga seratus persen. Untuk moda bus, sebanyak 50.850 penumpang dan 3.150 sepeda motor. Jumlah itu meningkat dari 2017 yang sebanyak 44.354 penumpang bus dan 2.130 sepeda motor. 

Sementara mudik gratis menggunakan kapal dari 2.370 sepeda motor tahun 2017 menjadi 15.200 sepeda motor pada 2018. Sedangkan penumpang orang dari 5.054 orang menjadi 30.500 orang. 

"Naiknya hampir lima ratus persen. Dengan mudik gratis ini angka kecelakaan bisa turun tiga puluh persen," kata Benny.
Posting Komentar
bkd