• Breaking News

    40 Pendaftar MTS Ghoyatul Jihad Belum Bisa Btq

    PELITAKARAWANG.COM-. Dari 300 siswa baru pendaftar ke Madrasah Tsanawiyah (Mts) Ghoyatul Jihad, 40 diantaranya masih belum lancar Baca Tulis Quran (BTQ), bahkan 10 diantaranya masih buta huruf latin. Kondisi ini selain menjadikan tantangan tersendiri bagi Madrasah yang sukses menyedot pendaftar pilihan utamanya ini yang jumlahnya sudah melebihi kapasitas.


    Dikatakan Kepala Mts Ghoyatul Jihad Telagasari,  H Oyok Abdurahman S.Ag mengatakan, siswa yang dibutuhkannya hanya bisa menampung 252 siswa atau 7 Rombel saja. Namun, sejak dibuka pendaftaran pihaknya sudah menerima 300 calon siswa baru, karena diakui Oyok, pihaknya kekurangan satu Rombel lagi untuk keberlangsungan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Namun, karena ruangannya belum ada, terpaksa 50 diantaranya akan tereliminasi, betapapun Madrasahnya ini bukan berstatus Negeri atau sekolah pada umumnya. Sebab, Mts yang usianya sudah lawas ini, banyak diburu jadi pilihan utama para lulusan SD dan MI. Karena, jangankan menunggu penutupan PPDB pada 11 Juli mendatang, saat ini saja, jumlah pendaftar sudah harus ada yang tereliminasi ." Kita buka pendaftaran saat sebelum Puasa, sekarang jumlahnya sudah 300 an, sementara yang kita butuhkan cuma 252 karena kurangnya Rombel," Katanya.


    Dalam satu Rombel, sebut Oyok, berdasarkan hasil kesepakatan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) harus di isi 36 siswa saja, meskipun masih bisa menampung sekitar 40 siswa. Namun demikian, karena kurangnya satu Rombel saja, pihaknya terpaksa akan membuang pendaftar 50 orang dan diarahkan ke sekolah atau madrasah lain di sekitar yang terdekat. " Kita berbagi lah dengan sekolah  atau madrasah lain, gak bisa di paksakan walaupun swasta juga kasihan kalau kurang Rombel mah, " Katanya sembari Yakin kedepan akan dibangun Rombel baru.


    Oyok menambahkan, dari 300 pendaftar pihaknya berlakukan seleksi, selain harus memiliki Ijasah atau syahadat DTA, Baca Tulis Quran (BTQ) juga jadi bagian tes. Hasilnya, ditemukan ada 40 calon siswa yang ternyata belum bisa BTQ, bahkan selama lulus di SD 6 tahun terakhir, masih ada pula anak yang buta huruf latin biasa. Baginya, itu poin yang bukan mengurangi bobot nilai masuk Madrasah, tapi justru sebut Oyok, anak yang tidak bisa BTQ dan huruf latin ini jadi tantangan tersendiri. Caranya, dengan membuat eskul khusus BTQ dan belajar abjad dengan baik, tinggal kemauannya, sehingga teruji saat lulus nanti, para orangtuanya yang sudah payah ingin memasukan anaknya ke Madrasah agar anak bisa BTQ ini bisa sukses dan lancar selama mengenyam pendidikan di Mts Ghoyatul Jihad ini ." Yang gak bisa BTQ dan Huruf latin ini bukan beban buat kita, justru tantangan, yang akan kita buktikan bahwa setelah lulus mereka akan sukses dan lancar sesuai harapan orangtua yang menitipkannya," Katanya .

    Posting Komentar


    Post Bottom Ad