Berdayakan Ekonomi Pesantren, Gus Hasan Kembangkan KimoNU Jawa Barat - PELITA KARAWANG
Berdayakan Ekonomi Pesantren, Gus Hasan Kembangkan KimoNU Jawa Barat

Berdayakan Ekonomi Pesantren, Gus Hasan Kembangkan KimoNU Jawa Barat

Share This
PELITAKARAWANG.COM -  Kios Modern NU (KimoNU) ditargetkan berdiri seribu unit di Jawa Barat. Pemberdayaan ekonomi warga pesantren tersebut, di canangkan PWNU Jawa Barat untuk meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat pesantren.

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Barat, KH Hasanuri Hidayatullah mengatakan, pesantren bukan saja berkiprah melahirkan generasi bangsa yang mampu mengisi peradaban perjalanan bangsa, tetapi juga bergerak dalam ekonomi kemasyarakatan. Sekecil apapun pesantren yang di temui, baik bangunan atau jumlah santrinya, maka sudah barang tentu akan selalu ditemui kantin-kantin yang dibangun masyarakat sekitar pesantren. Maka pengorganisasian kantin-kantin ini perlu banyak diberdayakan. 

Di NU, didirikan Baitul Mal Wa Takmir (BMT) yang anggota nasabahnya sudah 25 ribu orang di Jawa Barat, ini bisa diberdayakan untuk pengembangan ekonomi pesantren, utamanya kantin-kantin itu yang nanti akan diarahkan jadi kios-kios modern NU (KimoNU)." Setiap pesantren pasti ada kantinnya, itu saja sudah cukup bukti pemberdayaan ekonomi di pesantren pada dasarnya sudah jalan," Katanya.

Lebih jauh, Kiai yang akrab disapa Gus Hasan ini menambahkan, pengembangan BMT ini akan diberdayakan lagi melalui KimoNU, karena KimoNU ini menurutnya adalah 
etalase komunitas ekonomi masyarakat. 

Tapi, KimoNu ini tidaklah berjalan sendiri, tetapi juga berperan besar untuk memberdayakan ekonomi santri juga masyakarat lingkungan pesantren melalui produk-produk kearifan lokalnya. 

Karena, KimoNu ini sudah kerjasama dengan Kementrian Perindustrian dan sokongan Pemkab Karawang. Karenanya, ia Targetkan kedepan, 1000 KimoNU bersiri setiap tahun, dan saat ini baru 100 KimoNu yang berdiri ditahun 2018 ini. " Harapan dari KimoNu ini semoga  ada sinergitas antara masyarakat, santri dan pesantren semakin baik."Katanya.
Posting Komentar
bkd