• Breaking News

    Diguyur Hujan, Tanggul Cilamaya Jebol Bikin Was-was

    PELITAKARAWANG.COM - Sebulan tanpa sentuhan Pemerintah paska terputusnya jalan lingkungan dari ADD tahun 2017 diatas tanggul, sungai Cilamaya mengintai pemukiman warga Dusun Barahan Desa Cilamaya saat seharian diguyur hujan Senin (25/6). 


    Disisi lain,  drainase jalanan yang buruk di perbatasan Cilamaya - Mekarmaya, membuat kondisi jalanan depan Pertigaan Pertamina Gas Pangkalan banjir tergenang air.

    Wahyu, kaur Trantib Desa Cilamaya mengatakan, warga khususnya di Dusun Barahan cemas setelah seharian diguyur hujan, pasalnya ia cek lokasi jebolnya tanggul sungai Cilamaya khawatir jadi jalan masuk luapan air lebih cepat ke pemukiman warga. 

    Pasalnya, paska jalanan dan tanggul terputus sepanjang 20 meteran, selama ini belum ada perbaikan dan sentuhan dari pemerintah, karena diperbaiki secara manual sudah tidak bisa disanggupi. Saat ini sebut Wahyu hujan mengguyur seharian, luapan air tidak menutup kemungkinan meringsek tanggul jebol dan akhirnya masuk ke pemukiman sewaktu-waktu. 

    Karenanya, Pemerintah diharapkannya konsen pada ancaman jebol sungai Cilamaya meluas dan dampak banjir ke pemukiman." Perlu perbaikan cepat, karena kalau hujan dihulu besar, air ke sungai Cilamaya makin besar dan meringsek tanggul jebol, kita khawatir air masuk lebih cepat ke pemukiman," Katanya.

    Disinggung jalanan Cilamaya - Pasar yang banjir genangan, Wahyu menyebut hal itu bukan karena luapan sungai Cilamaya, tapi akibat drainase mampet, sehingga air gak masuk, disisi lain jalanan khususnya di perbatasan Mekarmaya - Cilamaya, tepatnya pertigaan Pertamina Gas Pangkalan, masih banyak lubang, sehingga jalanan yang tergenang air sepanjang 50 meteran itu lama surut. Untuk itu, antisipasi banjir dan ancaman genangan, ia berharap masyarakat di pinggiran jalananan untuk bahu membahu membersihkan drainase dan selokan yang mampet tersebut agar saat hujan, air cepat terserap dan jalan, jangan sampai mampet." Pertigaan pertamina gas pangkalan banjir 30 centimeter jalannya, itu bukan karena luapan sungai tapi memamg sistem drenasenya mati disana mah , jadi air gak masuk selokan," Katanya.

    Camat Cilamaya Wetan, Drs H Hamdani mengatakan, pihaknya mewanti-wanti agar masyarakat Cilamaya waspada, karena air sungai Cilamaya semakin besar, apalagi ditopang oleh hujan di wilayah Purwakarta. khusus di jalanan yang tergenang, itu akibat drainase yang mampet, tapi banjir gak berselang lama sudah surut. Ia berharap masyarakat bisa jaga kebersihan dan perbaiki dranase didepan rumah dan rukonya masing-masing." Waspada sungai Cilamaya membesar, kemudian khusus drainase harus ada perbaikan," Katanya.
    Posting Komentar


    Post Bottom Ad