PNS Karawang Bolos,Bakal Dikena Sanksi Keras

PELITAKARAWANG.COM-.Ribuan Aparatur  Sipil Negara (ASN) berakhir cuti lebaran Rabu 20/6. Terhitung Kamis pagi 21/6 ini, para abdi negara di semua OPD wajib masuk kerja, pasalnya, bolos dihari kerja paska libur lebaran, Pemkab sudah ancang-ancang menyiapkan sanksi administratif hingga penurunan pangkat.


Sekretaris BPKSDM Karawang, Abbas Sudrajat mengatakan, semua ASN Karawang wajib masuk kerja terhitung Kamis ini, tidak ada alasan terlambat masuk atau bahkan bolos kerja dihari pertama. Termasuk, alasan Macet arus balik, karena hal itu bukan alasan yang logis diterima, sebab semestinya para PNS ini harus sudah diantisipasi jauh-jauh hari atau waktu balik dan tidak  mepet waktu. Karenanya,  Apabila ditemukan ada yang tidak masuk kerja di hari pertama tanpa alasan yang jelas, maka siap-siap akan diberikan sanksi administratif sesuai PP 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS berupa teguran (sanksi ringan), sampai ke penahanan Kenaikan Gaji Berkala (KGB) dan bahkan turun pangkat selama 1 tahun ( sanksi sedang), lebih detailnya juga ASN bersangkutan akan dipotong tunjangannya sehari 3 persen." Kalau sampai ada yang bolos dan tidak masuk kerja tanpa alasan prinsip, maka siap-siap sanksi pada PP 53 tahun 2010 menjerat yang bersangkutan," Katanya.


Selain akan menyisir upaya pengecekan melalui Infeksi dadakan (Sidak),  Upaya BKPSDM sebut Abbas, antara lain melakukan upaya  preventif yang sudah  dilakukan jauh sebelum pelaksanaan cuti bersama, yaitu dengan membuat surat edaran Bupati yang menegaskan kembali surat edaran Kemenpan RB uluntuk menegakkan disiplin dalam pelaksanaan cuti bersama, dimana dalam edaran tersebut, menekankan kewajiban kepala OPD masing-masimg untuk memonitor dan melaporkan personil selama dan setelah melaksanakan cuti bersama. Termasuk, sebut Abbas,  menekankan hal-hal yang dilarang dilakukan seperti gratifikasi,  menggunakan mobdin untuk mudik dan kepatuhan dalam mentaati ketetapan cuti besama sehingga PNS ini diharapkan disiplin untuk masuk kerja kembali pada hari kamis 21 juni ini." Selain sidak, kami sering lakukan upaya preventif soal kedisiplinan PNS ini," Ungkapnya.


Lebih jauh ia menambahkan, Apabila point larangan yang disebutkan dilanggar, jelas sanksi akan menanti. Disamping itu juga,  Upaya lain yang dilakukan BKPSDM yaitu berupa pembinaan dan sosialisasi kepada para pengelola kepegawaian OPD terkait hal-hal yang ditegaskan dalam surat edaran Kemenpan RB tersebut,  untuk diteruskan dan disosialisasikan kepada para PNS di lingkungan kerjanya. Adapun poin edaran poin Kemenpan RB antara lain,  Terakhir cuti bersama rabu  20/6 , jadi hari kamis 21/6 seluruh ASN sudah wajib masuk kerja. Tidak ada penambahan waktu cuti kecuali dengan alasan yang sangat prinsip. Sebab, pada saat  masuk kerja pertama juga sambung Abbas,  akan dilakukan pengechekan kekuatan personil untuk bahan laporan ke Bupati dan kemenpan RB, untuk itu, diharapkan semua ASN mematuhi dan disiplin dalam melaksanakan kewajiban masuk kerja setekah cuti bersama yang diberikan oleh pemerintah."  Pada dasarnya cuti bersama ini cukup panjang waktunya,  kurang  lebih 7 hari, jadi cukup tanpa alasan lagi untuk bolos kerja," ujarnya.


Kecuali Abbas melanjutkan, bagi ASN yang pada saat cuti bersama bertugas seperti Dishub, Dinkes dan RSU, maka kepafa mereka diberikan tambahan cuti tahunan sebanyak cuti bersama yang tidak diambil, sementara untuk ASN lain,  cuti bersama lebaran ini pun tidak mengurangi jatah cuti tahunan yaitu maximal 12 hari." Dengan demikian kepada ASN yang melanggar ketentuan cuti bersama tersebut akan dikenakan sanksi administratif, oleh karena itu diharapkan untuk mematuhinya dengan baik." Katanya.

Posting Komentar