41 Tahun Ngabdi Sebagai PNS, Kini Rokhyun Purna Bakti

PELITAKARAWANG.COM - Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Rokhuyun A Sentosa telah purna bakti sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Setelah mengabdikan diri selama 41 tahun, 4 bulan akhirnya mantan Kepala Dinas Sosial pensiun diusia 60 tahun.

Rasa haru dan perpiasahan pihak dinas dengan Rokhuyun dilaksanakan dihalaman Kantor DPPKB sekaligus halal bi halal. Acara perpisahan ini dihadiri Kepala BKPSDM setempat, Asep Aang Rahmatullah.

Aang menyampaikan terimakasih atas pengabdian Rokhyun A Sentosa menjadi abdi negara selama 41 tahun, 4 bulan.

"Purna tugas pak Rokyuhun, kami atas nama pemerintah mengucapkan terimakasih banyak. Awalnya ibu Bupati mau hadir dan menyampaikan ucapan terimakasih, tapi ada acara lain jadi tidak hadir," kata Aang.

Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya, karena menjadi PNS sampai selesai purna bakti. Terlebih menjadi PNS ini sudah 41 tahun.
"Dalam perda ya minimal pengabdian 15 tahun dapat penghargaan kehormatan. Apalagi ini sampai 41 tahun. Nanti ada penghargaan dan kadeudeuh dari Kopri,"ujarnya.

Hj Sopiah, Sekretaris DPPKB turut berterimakasih. Sebelum pensiun Rokhuyun mengabdikan diri di DPPKB. Tentunya suatu kenangan akan ada di masyarakat semuanya.

"Terimakasih pak Rokhuyun atas pengabdiannya,"ucapnya.

Drs Rokhuyun A Sentosa, menyampaikan pengalaman menjadi PNS/ASN. Ia merupakan anak ketiga dari 9 saudara. Dilahirkan di Cirebon 17 Juni 1966. Berpendidikan tahun 1998 SD Kuningan, SMP 2 Kuningan dan SMA Kuningan. 

"Sempat menjadi tenaga harian lepas di kantor Cirebon, setelah lulus SMA," kata Rokhuyun dalam sambutan. 

Lanjutnya, dilanjutkan ke pendidikan akademi pemerintahan dalam negeri (IPD) masuk tahun 1983.

"Untuk karir sendiri terhitung dari staf dinas. Terus naik sampai menjadi Mentri Polisi di Kecamatan Jatisari. Sekcam Tempuran, Camat, Kasatpol PP, Dishub, Dinsos dan terakhir Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana sampai pensiun," ceritanya.

Ia mengakui fasilitas dan gaji besar pemberian negara di dapatkan. Namun pengabdian ia masih jauh dari maksimal.

"Mohon maaf yang sebesar-besarnya bila pengabdian tidak sesuai. Saya ucapkan terimakasih banyak atas semuanya selama saya menjabat," pungkasnya.
Posting Komentar