Heboh Seorang Kepala Sekolah SD Gadaikan Sawah Demi Bisa Mengikuti Bimtek di Yogyakarta Yang Digagas K3S Kabupaten Karawang

PELITAKARAWANG.COM-.Sebelumnya telah terjadi kehebohan didunia pendidikan Karawang akibat ada sekitar 200 Kepala Sekolah SD mengikuti Bimtek di Yogyakarta.

Dalam berita sebelumnya dituliskan kegiatan tersebut tanpa seizin Kadisdikpora Karawang,bahkan sempat H Dadan Sugardan menyetop kegiatan tersebut namun tidak digubris oleh sejumlah Kepala Sekolah yang memaksakan diri berangkat untuk mengikuti kegiatan di Yogyakarta yang kabarnya menghabiskan dana kurang lebih dua milyaran.Angka besar tersebut muncul menurut narasumber sebelumnya dari perhitungan setiap Kepala Sekolah menjadi peserta dengan biaya sendiri sebesar 16 jutaan/orang.

Kabar Bimtek Kepala Sekolaj SD di Yogyakarta ujungnya membuat sejumlah pejabat Disdikpora berang selain  muncul pula rasa prihatin,kecewa juga cemoohan dari internal  pendidikan Karawang kepada mereka yang mengikuti Bimtek Yogyakrat.Karena mereka hampir sepakat menilai Forum K3S Kabupaten Karawang telah terlalu jauh melakukan intervensi akan tugas dan wewenang Disdikpora Karawang (Pemda) perihal penyelenggaraan diklat atau Bimtek tak resmi,terlebih dalam aturan sangat jelas bahwa untuk biaya sekelas Diklat atau Bimtek Kepala Sekolah sudah  ditanggung dari anggaran Pendidikan yang bersumber APBD II Karawang,(hitungan anggaran pendidikan   sebsar 20 % secara global).

Kali ini sudah beredar luas sebuah surat yang isinya K3S Kabupaten Karawang adalah penyelenggara tunggal Bimtek atau diklat Kasek di Yogyakarta sebagimana berita sebelumnya.

Namun yang sangat miris pada saat ini karena beredar kabar santer malah  tersuarakan dari narasunber yang dapat dipercaya yang menyebutkan ada salah satu peserta Bimtek Kepala Sekolah yang rela menggadaikan sepatak sawahnya demi bisa mengikuti kegiatan Bimtek yang digagas oleh Forum K3S Kabupaten Karawang.Kondisi ini pun ramai diguncingkan karena publik menilai kegiatan yang terselenggarakan di Yogyakarta tersebut telah menyisakan satu peristiwa yang tak perlu terjadi dan sangat disesalkan.Pasalnya,sudah jelas aturan Bimtek Kepala Sekolah sudah ada peraturan dan aturan yang berlaku diantaranya Bimtek dibiayai oleh Pemda. Selain  disesalkan  kegiatan Bimtek Yogyakrat yang sama sekali tak menyertakan Disdikpora atau Pemda.Padahal kini diketahui oleh publik dalam surat K3 Kabupaten telah menyertakan logo Pemda Karawang dan hebatnya lagi untuk Bupati,Kadisdikpora dan BKSDM Kabupaten Karawang hanya sebagai penerima penembusan kegiatan.Hal tersebut dibuktikan oleh sebuah surat resmi K3S Kabupaten Karawang yang beredar luas perihal Bimtek dan ditandatangi oleh Utik dan Sunarto.(seperti dalam gambar).

Kabar ini diturunkan,Bupati atau mereka yang tertulis mendapatkan surat tembusan belum bisa dikonpirmasi.
Posting Komentar