Liburan Sekolah Telah Usai,Hari Pertama Masuk Sekolah Orang Tua Rebutan Bangku

PELITAKARAWANG.COM - Liburan  sekolah selesai Minggu (15/7). Senin pagi, menjadi hari pertama para siswa kembali masuk kelas. 

Namun, pemandangan berbeda nampak sejak H-1, khususnya di ruangan kelas 1 SD, pasalnya ogah anak-anaknya duduk paling belakang dan khawatir tidak kebagian bangku, orangtua/wali murid berbondong-bondong menandai meja dan kursi ruangan kelas agar tidak direbut siswa dan orangtua lainnya. 

Parahnya, media penanda itu selain menaruh tas siswa di meja/kursi dengan lakban, beberapa diantaranya juga sampai memggunakan paku. Selain membuat kewalahan pihak sekolah, antusias rebutan bangku ini, juga tak bisa dihindari saat sarana belajar masih kurang memadai, seperti di SDN Pulojaya 2,  bukan saja orangtua wali murid kelas 1, tetapi juga dari kelas lainnya yang sama-sama memburu bangku, bahkan kunci pintu yang tertutup, jendela kelaspun ikut dibobol demi mendapatkan bangku berkualitas baik, parahnya memastikan meja dan kursinya masih utuh dan tidak digeser, orangtua/wali murid sampai 3 - 4 kali datangi sekolah.

"Saya datang ke sekolah karena gak mau anak saya bangkunya kebagian yang reot, walaupun semeja bertiga asalkan mejanya bagus, makannya saya bawa anak dan tasnya untuk saya paku ke bangku yang akan jadi tempat duduk anak saya, yang lain juga sudah banyak mendahului," Kata orangtua Murid kelas II, Linda Senin, (16/7).

Dikatakan Kepala SDN Pulojaya 2, Maman Sidik S.Pd, kejadian hari pertama masuk sekolah, hampir setiap tahun dan hampir semua orangtua rame datang ke sekolah sejak H-2. Bahkan, sejak Minggu pagi, dirinya yang kebetulan ada disekolah, orangtua /wali murid khususnya kelas 1 yang baru,  berbondong datang seperti mau demo.

Dirinya mengaku kewalahan meyakinkan orangtua bahwa meja dan kursi yang tersedia cukup dan diminta untuk tidak dipaku, sebab selain bisa merusak kualitas kursi juga bisa terjadi keributan dihari pertama sekolah. para orang tua ini sebut Maman, justru tetap menandai bangku seperti meja dan kursi beragam. Ada yang menaruh kursi di atas meja dengan tas siswa, ada juga yang sampai kursinya ditempel diatas meja bersama tasnya ini dengan paku, bahkan banyak orangtua yang membawa palu ke kesekolah, sehingga suasana sekolah seperti sedang ada pembangunan karena berisiknya suara paku yang diketok orangtua siswa. Ia tidak bisa membayangkan sebut Maman, hari pertama sekolah, pasti banyak orangtua dan guru sibuk mencabut paku sendiri, karena bukan saja ramai ke sekolah, orangtua sampai datang kerumahnya meminta kunci kelas agar dibuka, lebih parahnya sambung Maman, dalam sehari orangtua bisa cek, ke sekolah sampai 5 kali untuk memastikan bahwa kursi dan meja yang sudah ditandai tidak di geser, " Bukan rame lagi, mereka simpan kursi diatas meja dengan tas lalu dipaku dan berisik diketok sama palu. Kita di rumah pun ada saja yang datang minta dibuka kan pintu kelas," Katanya.

Yang jelas sambung Maman, memang ruangan kelas ada yang  kekurangan meja dan kursi, tapi tidak seharusnya yang sudah ada main paku begitu saja .karena khusus siswa baru, pihak sekolah juga memikirkan yang terbaik, agar semua siswa kebagian kursi dan meja, bahkan mungkin berkala tempat duduk siswa ini bergiliran depan belakang, tidak mesti yang dibelakang tidak bisa kedepan, atau yang didepan kemudian kebelakang. Meskipun kursi dan bangku tersedia, namun memang setiap tahun beberapa diantaranya ada yang nampak lapuk dan rusak, karenanya orang tua yang datang itu bukan saja menyoal soal posisi duduk di depan dan belakang, tetapi lebih pada rebutan kursi yang paling bagus, uniknya, orangtua yang datang bersama anaknya itu, rela menggotong meja dan kursi dari satu kelas ke kelas lainnya. " Kita sudah yakinkan ke mereka, tapi ya tetap saja begitu, bingung saya juga, bahkan jendela juga sampai ada yang dibobol," Katanya.

Ditempuran,bertempat di SDN Pancakarya II,Korwilcambidik dan Sekcam juga jajaran Desa Pancakarya melakukan Sidak hari pertama sekolah.

Sempat pula Korwilcambidik Tempuran Mashuri,SH dan Komarudin,SH Sekcam Tempuran memberikan sambutan dalam apel pagi dihalaman SDN Pancakarya II.

Keduanya dalam sambutanya meminta kepada para orang tua yang mengantar anaknya masuk ke kelas satu agar tertib selain diminta lebih peduli pendidikan dan meluangkan waktu untuk anaknya masing-masing.

Dan akhir apel pagi,acara ditutup dengan halal bil halal antar siswa dangan guru,Kepsek juga yang melakukan monitorong hari pertama sekolah (sidak).
Posting Komentar