Patut Dicontoh Prilaku Ini dan Wajib Diancungi Jempol!

PELITAKARAWANG.COM-. Ratusan siswa Paud, TKQ dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Singaperbangsa Desa Manggungjaya Kecamatan Cilamaya Kulon, RUTINKAN kegiatan ziarah di komplek makam Adipati Singaperbangsa setiap menjelang dimulainya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Seperti yang dilakukan para siswa tersebut pada Jumat 20/7 kemarin.


Kuncen Makam Adipati Singaperbangsa, Ustad Ade Cahya mengatakan, pihaknya menerima langsung kegiatan para siswa ziarah di komplek makam. Karena, MI, Paud dan TKQ yang berlokasi satu kampung dengan makam ini memang selalu rutinkam kegiatan ziarah kubur setiap menjelang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di awal tahun ajaran. Baginya, hal ini merupakan kegiatan positif yang kiranya mampu ditiru lembaga pendidikan lainnya. Sebab, selain bentuk hormat atas jasa dan sejarah para leluhur, nilai-nilai edukasi religi juga melekat pada para siswa tersebut dengan ziarah kubur. " Iya memang mereka rutin setiap mau mulai tahun ajaran baru, kita bimbing membacakan doa-doa ziarah kubur dan semoga berkah," Katanya.


Guru MI Singaperbangsa Cilamaya Kulon, Kusnadi mengatakan,  siswa TKQ, Paud dan MI yang jumlahnya lebih dari 100 siswa, berkunjung ke makam Bupati Singaperbangsa sebelum masa Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) adalah kegiatan rutin madrasahnya setiap tahun. Siswa, diantar para orangtuanya, berziarah bersama di komplek makam. Selain menghormati leluhur, juga karena nama lembaganya adalah Singaperbangsa, maka merasa perlu untuk sowan ke komplek makam para mantan Bupati tersebut. Tujuannya, sebut Engkus, selain mengenalkan sejarah dan memperkuat rasa hormat, juga berharap wasilah keberkahan bagi para siswa selama proses belajar di Madrasah nantinya. " Ini tradisi setiap tahun yang kita harap keberkahannya, dan mengambil pelajaran dari sejarah," Katanya.

Lebih jauh, Engkus menambahkan anak-anak selain berjamaah berdzikir, juga menyimak sedikit sejarah para leluhurnya dari kuncen setempat. Ia berharap dengan mentradisikan ziarah ini, anak-anak bisa selalu merutinkan dan memahami arti penting tradisi dan kebudayaan yang tidak boleh di lupakan. Karena, mereka mengenyam pendidikan  

di lembaga yang namanya adalah seorang tokoh besar dan bersejarah di Karawang. Sebab, yang jauh-jauh saja sampai berziarah ke lokasi ini, apalagi kita sebagai masyarakat yang memang jaraknya tidak begitu jauh dari kemplekakam di Desa Manggungjaya ini.  " Sesudah ziarah ya kita pastikan siswa sudah siap belajar lagi dan beraktivitas seperti biasa di sekolah," Katanya.

Diberdayakan oleh Blogger.