Pelayanan Kependudukan, Banyak Warga tak Cukupi Syarat - PELITA KARAWANG
Pelayanan Kependudukan, Banyak Warga tak Cukupi Syarat

Pelayanan Kependudukan, Banyak Warga tak Cukupi Syarat

Share This
PELITAKARAWANG.COM - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) Karawang gelar pelayanan administrasi kependudukan  ditempat Senin (2/7).

Giliran Desa Rawagempol Wetan Kecamatan Cilamaya wetan yang digarap pelayanan Akte Kelahiran, Perekaman KTP el dan KK. Meskipun antri berjubel, beberapa diantara warga masih minim pemahaman syarat pembuatan administrasi kependudukan sampai membuat petugas Kecamatan dan Pemerintah Desa kewalahan.

" Mau bikin akte kelahiran pak, tapi ini KK nya masih KK lama dan surat nikah juga dibawa. Kita bertanya saja bagaimana solusinya, ternyata masih belum sempurna, harus bikin ini dulu itu dulu," Kata Warga Rawagempol Wetan, Rasih (40).

Kasie Pelayanan Kecamatan Cilamaya Wetan, Ibrahim mengatakan, SDM yang membuat warga kurang faham betul syarat dan ketentuan membuat administrasi kependudukan. Apalagi yang hendak membuat KK dan KTP el yang warganya adalah pindahan dari Kabupaten/Kota luar. 

Belum lagi syarat-syarat pembuatan akte kelahiran dan KK masih membuat warga bertanya saat datang ke kantor desa walaupun seharusnya sudah harus dilayani ditempat. Sebelumnya, Pemerintah desa sudah mengumumkan beragam syarat membuat KK dan KTP bahkan Akte Kelahiran, namun tetap saja seharusnya langsung dilayani, malahan masih cekcok soal persyaratan yang ternyata belum cukup. Sebut saja, mau membuat KTP el, tapi KK lama belum diganti, atau juga surat pindah dari Kabupaten atau luar desa belum dibuat. Wal hasil, dirinya sendiri yang harus banyak lagi menjelaskan kepada warga syarat apa saja yang harus dilengkapi. " Entah desanya yang belum detail menyampaikan, atau mungkin SDM warga yang belum faham betul, ya kita jelaskan lagi," Katanya.

Meskipun demikian, sambung Ibrahim, pihaknya mencatat, ada 23 warga yang dilayani untuk penerbitan Akte kelahiran, 23 untuk KK dan 33 untuk Surat Keterangan (Suket), namun untuk penerbitan Suket, belum semuanya dikeluarkan, karena jaringan mendadak eror, karena sisa tinggal belasan lagi menyusul. Di Cilamaya Wetan, sebut Ibrahim, dijatah dua desa untuk Cilamaya Wetan. 

Diharapkan, momen ini dimanfaatkan dan tuntas sosialisasinya, utamanya oleh desa, agar pelayanan bisa langsung tuntas ditempat, tidak banyak yang kekurangan syarat." Kita layani semua dan sudah diterbitkan, hanya saja, Suket belum semua karena sisa belasan," Katanya.
Posting Komentar
bkd