Pemerintahan Jokowi Naikkan Anggaran Bansos di 2019 - PELITA KARAWANG
Pemerintahan Jokowi Naikkan Anggaran Bansos di 2019

Pemerintahan Jokowi Naikkan Anggaran Bansos di 2019

Share This
PELITAKARWANG.COM - Anggaran sejumlah program bantuan sosial pemerintah pusat akan dinaikkan pada 2019. Menurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro, langkah itu dilakukan dalam rangka memperluas penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), juga menambah jumlah nominal bantuan yang diterima peserta Program Keluarga Harapan (PKH).

"Kami memperluas (penerima) bantuan pangan non-tunai dari 10 juta (Keluarga Penerima Manfaat/KPM) tahun ini menjadi 15 juta. Yang kedua kami ingin memperkuat PKH," ujar Bambang di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin, 30 Juli 2018.

Bambang mengklaim penaikan juga dilakukan karena pelaksanaan program-program bansos guna pengentasan kemiskinan yang dilakukan sejak pemerintahan Jokowi-JK dimulai, telah memberi hasil efektif. Peningkatan anggaran yang dilakukan ditargetkan bisa membuat keluarga yang masih berada di bawah garis kemiskinan lebih mudah mencapai taraf sejahtera.

Ada banyak orang-orang, kelompok miskin itu belum menerima bantuan. Nah karena itu, program bantuannya perlu diperkuat," ujar Bambang.
Lebih lanjut, menurut Bambang, penaikan dilakukan salah satunya dengan cara realokasi atau pengalihan anggaran program beras sejahtera (rastra) ke BPNT. Dengan demikian, penaikan bukanlah penambahan anggaran yang sengaja dilakukan di tahun politik supaya semakin banyak masyarakat yang mendapat bantuan dari pemerintah.
"Jumlahnya sama, hanya pindah, dari anggaran non-kementerian/lembaga (rastra) ke belanja kementerian/lembaga. Karena itu anggaran Kementerian Sosialnya naik. Jadi tidak ada yang namanya menambah bansos begitu saja. Lebih banyak direalokasi dan disempurnakan," ujar Bambang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, total anggaran untuk bansos pada tahun depan menjadi Rp31 triliun dari jumlah saat ini sebesar Rp17 triliun. Jumlah penerima BPNT juga ditargetkan meningkat.
Selain itu, besaran bantuan yang diterima KPM peserta PKH juga akan meningkat dari Rp1,89 juta per KPM tahun ini, menjadi Rp2 juta hingga Rp3 juta per KPM, berdasarkan penilaian terhadap kondisi mereka.#viva
Posting Komentar
bkd