PPDB Syarat NHUN Segera Berakhir

PELITAKARAWANG.COM - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMA/SMK Negeri menyisakan waktu seminggu lagi. Setelah menampung jalur Keterangan Tidak Mampu (KTM), Warga Penduduk Sekitar (WPS), Prestasi dan PMG (Keluarga Guru), giliran jalur Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN) yang mulai disodorkan para calon siswa baru. 


Untuk berada di jalur aman, selain kuota yang harus masih kosong disekolah tujuan utama,  nilai akhir tersebut juga harus siap bersaing dengan calon siswa lainnya, sebab, grade rendah bertanda merah, menandakan calon siswa kehabisan jatah kursi PPDB di Sekolah utama dan diwajibkan mendaftar ke sekolah pilihan keduanya yang masih kosong.


Ketua Panitia PPDB SMAN 1 Tempuran, Endra Wahyudi S.pd mengatakan, Jalur NHUN yang dibuka sejak tanggal 5 Juli tentu saja membuat calon siswa cemas, utamanya yang tujuan pilihan utamanya ke sekolah-sekolah negeri bonafit. 

Karena, NHUN yang jadi patokan, harus bersaing nilainya dengan calon siswa lainnya seperti di SMAN 5 Karawang, SMA 1 Karawang dan SMAN 1 Telagasari misalnya. Banyaknya jumlah pendaftar ke sekolah favorit, belum menjamin calon siswa diterima begitu saja, karena setiap menit, up date nilai NHUN terus berlangsung. 

Kalau rendah dan grade nya menjadi merah dibawah setelah kuotanya terpenuhi, maka mau tidak mau, calon siswa harus segera mendaftar ke SMA/SMK pilihan kedua yang sudah di sepakati di pendaftaran semula. 

Beruntung, kalau SMA pilihan kedua masih kosong kursinya dan NHUN kuotanya masih aman, tapi kalau sudah penuh dan gradenya tutup, maka kesempatan kedua sekolah di SMA/SMK berstatus Negeri, Pupus sudah. Dengan kata lain sebut Endra, calon siswa tersebut harus Sudi sekolah di Swasta. " NHUN ini bersaing antar calon siswa, apalagi di sekolah yang tujuan utamanya bonafit, kalau nilainya rendah dan gak masuk kuota ya pindah otomatis ke SMA pilihan kedua, itupun kalau masih kosong. Nah, kalau yang kedua ini penuh, mau gak mau harus ke Swasta," Katanya.

Anggota Panitia PPDB SMAN 1 Tempuran, Syahrudin S.Pd mengatakan, jatah siswa disini sebanyak 360 siswa baru, jalur pertama yang dengan keterangan KTM, WPS, PMG dan Prestasi pihaknya sudah menerima 195 orang, dan saat ini, jalur NHUN yang di mulai sejak tanggal 5 Juli, baru sekitar 70 siswa. 

Sejauh ini sebut Syahrudin, SMA Tempuran masih kosong banyak, namun tidak menutup kemungkinan, jika grade para pendaftar lulusan SMP di SMA Negeri favorit terpental, pilihan keduanya ke SMA Tempuran , jumlah ini akan terus bertambah. 

Hanya saja, karena nilai up date grade nya terus berlangsung, maka kalau kuota di sini sudah mencapai 360 walaupun jadi pilihan kedua dari calon pendaftar, tetap tidak bisa menerima lagi. 

Karena, jatahnya hanya sampai 360 saja, kecuali kalau memang masih kosong seperti saat ini, karenanya, pihak panitia masih terus up date dan menunggu calon siswa yang sudah menjadikan SMAN Tempuran pilihan kedua saat tidak lulus NHUN di Sekolah favorit wilayah perkotaan misalnya." Kita jalur pertama baru menerima 195 orang, dan NHUN pilihan utama 70 lebih, dan Jatah semuanya 360, jadi masih banyak yang kita tunggu utamanya limpahan dari pilihan utama yang gak lolos," Katanya.
Posting Komentar