Bendungan Putus, Sawah Cilamaya Terancam Kekeringan - PELITA KARAWANG
Bendungan Putus, Sawah Cilamaya Terancam Kekeringan

Bendungan Putus, Sawah Cilamaya Terancam Kekeringan

Share This
PELITAKARAWANG.COM - Bendungan Karet di Perbatasan Desa Muara putus dengan sobekan cukup panjang. Akibatnya, sawah yang biasa mengandalkan bendungan yang menampung air saat hujan dan mengairi kecukupan air saat kemarau tersebut, sulit dialiri air di musim kemarau ini. 

Sehingga, para petani di Muara, terpaksa gorol membuat saluran cacing untuk membuat saluran tersier demi lancarnya air masuk ke golongan hilir tersebut.

Kades Muara Iyos Rosita mengatakan, Bendungan Karet pecah semingguan terakhir, akibatnya bendungan yang sobek lebih dari 20 meter tersebut, menyulitkan air masuk ke lahan 550 hektar sawah saat musim pertanaman saat ini. Atas dasar itu, demi tanaman yang bisa terselamatkan di golongan air 5 dan 6 tersebut, para petani membuat saluran baru untuk sementara memperlancar air masuk sawah, walaupun sebut Iyos, air yang didapat harus menggunakan mesin pompa hasil pinjam dari Markas Kodim." Ya mungkin karetnya sudah getas, sobek 20 meter dan mengancam pertanaman 550 hektar," Katanya.


Lebih jauh Iyos menambahkan, Sabtu dan Minggu akhir pekan, para petani kompak membuat saluran cacing baru, bahkan untuk sekedar air masuk saja, harus operasional pompa air untuk sementara harus dari swadaya petani. 

karena, bendungan yang menjadi kebanggan petani untuk mengatur arus air sawah tersebut, memang sudah waktunya diperbaiki. Untuk itu, bendungan karet tersebut, sambung Iyos, diharapkan bisa mendapat perhatian serius dari Pejabat terkait, agar kondisinya kembali normal seperti biasa. Sebab, jika masih dibiarkan rusak, bendungan ini mengancam banjir lebih luas jika musim penghujan masuk ke pemukiman warga. " Ya kita gorol saja bareng petani bikin saluran cacing, walaupun pompa air harus menggunakan swadaya petani operasionalnya," Pungkas Iyos.
Posting Komentar
bkd