• Breaking News

    PAUD Dikmas Disdikpora Karawang Bakal Sanksi Tegas Bagi Pengelola PAUD Yang Terapkan Pembelajaran Calistung

    PELITAKARAWANG.COM-.Akhir-akhir ini banyak para orang tua mengeluhkan tentang cara penyampiaan materi ajar dilingkungkan PAUD Dikmas Kabupaten Karawang,pasalnya tidak sedikit pengelola PAUD didaerah sudah menerapkan pembelajaran dengan sistem Calistung atau membaca,menulis dan berhitung.(23/8/2018).

    Dan secara umum diketahui menurut Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014, salah satunya menyebutkan untuk tataran PAUD secara maksimal hanya boleh diperkenalkan bukan ditekankan dalam pembelajaran sehari-hari fokus Calistung dan itu pun pada akhir tahun ajaran diperbolehkan untuk diperkenalkan ke anak-anak PAUD, namun yang terjadi di Kabupaten Karawang malah sebaliknya karena diterapkannya pembelajaran Calistung oleh sebagaian besar pengelola PAUD.

    Juhdiana S.Pd Kasi PUAD Dikmas Disdikpora Karawang saat dikonpirmasi maraknya sistem pembelajaran Calistung yang diterapkan oleh sebagaian besar PAUD dibawah pengawasaannya", Ia berharap semua pengelola PAUD di Kabupaten Karawang untuk patuh,taat dan tunduk menjalankan amanat dari Permendikbud nomor 137 Tahun 2014 dalam sistem  bagi anak PAUD".

    Bagi pengelola PAUD di Kabupaten Karawang bila memang sudah menerapkan sistem pembelajaran Calistung selama ini,maka segera balik ke fitrah yakni hadirnya PAUD bertujuan membangun karakter anak-anak usia dini untuk memasuki pendidikan formal,ucap Juhdiana.

    Patut diketahui PAUD bukanlah sarana belajar formal melainkan sarana bermain dan bersosialisasi anak dengan teman-temanya sebayanya,jelas Kasi PAUD Dikmas Disdikopra Karawang.

    Bila pengelola PAUD tetap memaksakan sistem pembelajaran Calistung bukan bermain dan PAUD dijadikan tempat anak bersosialisasi dengan teman sebayanya,berarti mereka sama saja telah memperkosa hak -hak anak dan telah turut serta merusak masa keemasan anak.Untuk itu,pihak kami tidak segan akan mencabut izin operasional bagi PAUD yang masih tetap menggunakan cara-cara pembelajaran yang salah,tegas Juhdiana.

    Menurut Jean Peaget,sambung Juhdiana,usia nol sampai tujuh tahun seorang anak belum memiliki pola pikir yang terstruktur.Dan manakala para pengelola PAUD di Kabupaten Karawang masih saja memaksakan sistem pembelajaran Calistung dalam kesehariannya seperti info yang kami terima.Pihak PAUD Dikmas tidak menutup kemugkinan akan segera mencabut izin opersiaonal PAUD bersangkutan,ulas Juhdiana.

    Masih kata Juhdiana,akibat penerapan sistem Calistung di PAUD bukan tidak mungkin terjadinya seorang anak bakal terserang mental hectic (jiwa pemberontak,red,).Dan penyakit tersebut akan merasuk anak disaat anak usia sekolah di kelas 2 atau 3 SD,ungkapnya.

    Juhdiana menjelaskan pula, terjangkitnya atau teridapnya penyakit hectic oleh seorang anak akibat penerapan sistem pembelajaran Calistung di PAUD,kelak seorang akan anak sering tidak menjalankan perintah guru SD di kelas 2 atau 3 ataupun tampak merasa bosan,tidak bergairah belajar atau sejenisnya,tandasnya.

    Sebelumnya di Aula Husni Hamid dalam acara Kompercab IGTK (ikatan guru taman kanak-kanak) Kabupaten Karawang 2018, Ketua IGTK Propensi Jawa Barat dalam sambutannya sudah memperingatkan dengan keras agar semua guru TK di Karawang tidak menerapkan sistem pembelajaran Calistung di kalangan TK.

    Untuk diketahui,mungkin akibat marakanya penerapan sistem pembelajaran Calistung diterapkan di TK dan PAUD,Kabupaten Purwakarta sudah mengeluarkan Perbup Nomor 107 Tahun 2014 Tentang Larangan Pembelajaran Calistung di pendidikan usia dini (PAUD) di Kabupaten Purwakarta.
    Posting Komentar


    Post Bottom Ad