Dirjen KKP Pimpin Bersih-bersih Pantai di Cilamaya Karawang

PELITAKARAWANG.COM-.Kegiatan bersih-bersih pantai tingkat nasional tahun 2018, serentak digelar Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada 19 Agustus ini di 76 Kabupaten/Kota di Indonesia.

Salah satunya di pesisir Tangkolak Desa Sukakerta Kecamatan Cilamaya Wetan. Kegiatan bersih-bersih sampah di bibir pantai yang melibatkan sejumlah komunitas pecinta lingkungan, pelajar dan mahasiswa ini, juga di ikuti dengan penanaman serentak mangrove di sepanjang bibir pantai Tangkolak - Pasirputih.

Setia Saptana, Panitia Penyelanggara kegiatan gerakan bersih-bersih pantai di Tangkolak, mengatakan kegiatan ini merupakan pelaksanaan dari  instruksi Menteri kaitan bersih-bersih pantai serentak  dan edaran Bupati dengan Nomor 005/4553/BP tentang bersih pantai dan penanaman pohon. Tujuannya, tiada lain untuk menggugah tekad dan melihat laut utuh sebagai masa depan bangsa, baik dalam hal aspek ekonomi, sosial dan budaya.

Di Karawang, sebutnya, peserta yang dilibatkan dalam kegiatan ini terdiri dari komunitas Karawang Eksplor, MahasiswaTaruna Polteknik , Siswa Agribisnis Perikanan SMKN 1 Cilamaya, Kelompok Masyarakat Pengawas Pesisir (Pokmaswas), Mahasiswa Unsika dan SKPD terkait yang semua anggarannya atas bantuan dari CSR perusahaan dan APBD. Diharapkan, sebagaimana tema yang tertera, yaitu " setinggi  langit dan Sedalam Samudra, Potensi Pariwisata dan Kreatifitas Nusantara yang tiada terhingga", kegiatan ini mampu menjadikan pantai-pantai di Karawang semakin bersih, asri dan dijaga bersama. " Kegiatan bersih pantai ini serentak dilakukan, kebetulan di Karawang ini digelar di Tangkolak," Katanya.

Bramantyo Purwadi , Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementrian Kelautan dan Perikanan RI mengatakan, kegiatan bersih-bersih pantai ini dilakukan di 73 lokasi. Ia menghaturkan terimakasih atas antusiasme masyarakat Tangkolak atas sambutan dalam kegiatan ini, karena memang, tujuan dari gerakan bersih-bersih pantai ini untuk menggugah kesadaran masyarakat Indonesia, yang 2/3 lokasinya adalah laut untuk menjaga dan merawat laut sebagai aset masa depan bangsa. Sebagaimana yang dikatakan Ibu Menteri Susi Pudjiastuti, Laut akan menjadi beranda depan dan masa depan bangsa, karena di laut tersimpan kekayaan biota dan juga eksplorasi seperti Pertamina ONWJ misalnya, tapi lebih dari itu, pantai dan lautnya juga harus dijaga, dimana penjagaannya sebut Bramantyo, bukan saja kewajiban dari KKP saja, tetapi masyarakat sekitar pesisir dan Daerah yang lebih dekat harus sama-sama memiliki tanggungjawab besar atas laut yang dimilikinya. " Kita berharap, Pemerintah daerah bisa bantu dan mendorong untuk pelestarian pantai, baik dengan bersih-bersih sampah, maupun penanaman mangrove ," katanya.

Kegiatan ini sebutnya, digerakkan langsung oleh Sekretariat Pandu Laut Nusantara, Yayasan EcoNusa bersama kelompok-kelompok masyarakat secara swadaya diseluruh Indonesia. Diharapkan dapat menjadi ajang edukasi efektif bagi masyarakat pesisir  dan akan mencegah kerugian serta bahaya membuang sampah ke laut. " Kita haturkan terimakasih kepada semua warga, Camat, Dinas setempat dan juga semua pihak yang terlibat dalam kegiatan gerakan menghadap laut ini," pungkasnya.
Posting Komentar