DLHK Minta Masyarakat Kawal Proyek Sutet di Cilamaya

PELITAKARAWANG.COM -  Sebelum dibangun, sejumlah Pemrakarsa, sponsorship dan bahkan kontraktor Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) kompak keroyokan datangi lokasi bakal pembangunan dan masyarakat yang akan terdampak. Melalui sosialisasi, konsultasi publik, kajian, survey dan analisis dampak lingkungan, masyarakat Cilamaya dirayu dan diyakinkan bahwa selama masa pembangunan 3 tahun kedepan, terjamin keadaan sosial dan ekonominya. Namun, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) nampaknya tidak gegabah dengan rayuan rencana pembangunan Sutet PLTGU oleh PT Jawa Satu Power (JSP) tersebut.

"Semuanya akan selalu manis-manis saat kajian dan masyarakat dibumbui dengan beragam kajian dan janji, itu hal biasa yang selalu ditawarkan semua perusahaan, tapi kebanyakan saat pelaksanaan, ditemui saja susah," Sindir Kepala Dinas LHK Wawan Setiawan.

Menurutnya, proyek pusat yang akan berdiri di Cilamaya diakuinya sangat di apresiasi, dan bahkan saat menyimak jenis kegiatan, dampak dan solusi yang diberikan pihak Kontraktor PLGTU, memamg bagus, tapi  ia meminta kajian yang sudah dibuat, agar benar -bemat dilaksanakan semuanya, jangan sampai kajian dibiarkan dan masyarakat di abaikan setelah pihak perusahaan  mendapatkan izin dari Pemkab.  Apapun itu sebut Wawan, Pemkab harus diberikan tembusan." Jangan sampai saat ada kemauan saja, manis-manis di awal bahwa proyek besar dan memuji -muji Cilamaya, tapi warga Cilamayanya malah jadi susah," Katanya.

Dirinya mengatakan demikian, sambung Wawan, bukan tanpa dasar, sebab ia memiliki pengalaman tersendiri menghadapi berbagai perusahaan, baik swasta maupun proyek pusat, seperti saat dirinya jadi Camat Tirtajaya, saat kajian memang bagus dan luar biasa analisisnya, tapi lokasi pengeboran Pertamina yang hanya 500 meter dari kantor desa, justru perhatian kepada masyarakat desanya lambat lain menurun. Oleh karena itu, masyarakat Cilamaya pesan Wawan, harus sama-sama awasi dan pelototi proyek PT PJS kaitan PLTGU tercanggih ini, apa saja aktivitasnya selama pembangunan, kemudian serapan tenaga kerjanya juga apakah sudah sesuai dengan regulasi dan kesehatan masyarakatnya, "ya ayo kita kawal bersama, awasi terus proyek ini, jangan sampai dibangun besar di Cilamaya, tapi masyarakatnya tertinggal, kan gak etis juga," Katanya.
Posting Komentar