Hari Katana Inisiasi Kebhinekaan Lintas Tokoh Karawang

PELITAKARAWANG.COM -  Merawat kebhinekaan bukan perkara mudah, perlu Kampanye preventif kepada masyarakat untuk menjaga semboyan tersebut di amalkan dalam keseharian berbangsa dan bernegara di era Reformasi. Hal itulah yang membuat Anggota Komisi 1 DPR RI Ir H Hari Kartana, MM, Ph.D, D.Sc, inisiasi kegiatan " Merawat Kebhinekaan di Era Reformasi ". Bekerjasama dengan Kementrian Teknologi Komunikasi dan Informatika, kegiatan yang digelar di Hotel Swisbelin Karawang itu, dihadiri tokoh lintas agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan Organisasi Kemasyarakatan, Kamis kemarin.


Disela-sela sambutannya, Anggota DPR RI dari Partai Demokrat ini mengatakan, era reformasi yang serba canggih dan peradaban berbangsa yang semakin berkembang paska reformasi, masyarakat tidak boleh mengabaikan Bhineka Tunggal Ika sebatas semboyan saja, tapi lupa pada pengamalannya. 

Sebab, kebhinekaan ini merupakan benteng untuk merekatkan setiap perbedaan masyarakat Indonesia, baik suku, agama, ras, budaya dan perbedaan pandangan politik sekalipun. Semua orang Seru Hari Kartana, harus menempatkan persatuan dan kesatuan bangsa diatas segalanya, karena dengan begitu, meskipun zaman berganti, rezim terus ada peralihan dan perkembangan teknologi begitu cepat, tapi Bhineka Tunggal Ika, sebutnya, harus tetap terjaga dengan pengamalan-pengamalan sehari-hari dalam berbangsa dan bernegara." Bhineka bukan saja harus di pedomani sebagai semboyan saja, tapi harus di amalkan sebagai wujud perekat ditengah  perbedaan warga bangsa Indonesia," Katanya.

Lebih jauh ia apresiasi, antusiasme para tokoh dari lintas agama, profesi dan latar belakang yang hadir di Karawang ini, utamanya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), LSM, Ormas dan masyarakat mengikuti dan menyimak lebih dalam materi dan penyampaian  kebhinekaan yang di inisiasinya bersama Kementrian Kominfo. Sinergitas ini, sebutnya, merupakan bagian dari wujud syukur kita terhadap bangsa yang sudah menjadikan Bhineka Tunggal Ika jadi modal dasar persatuan.  Ia berharap, semuanya semangat dan optimis untuk masa depan Indonesia lebih baik, Karawang lebih baik dan kemajuan teknologi yang mampu diserap di abad persaingan global ini." Forum dialog ini adalah satu dari wujud ikhtiar kita untuk tetap saling bersinergi menjaga Kebhinekaan ditengah segala perbedaan ," Kata Mantan Dirut Indosat ini.

Sementara itu, GunGun Siswandi Staf Ahli Kementrian Teknologi dan Informatika, mengatakan, masyarakat harus semakin cerdas dalam menyerap informasi dan berita di dunia Maya dan elektronik. Sebab, potensi perpecahan bangsa saat ini, acapkali muncul akibat konten - konten hoax yang tidak bertanggungjawab. Ujaran kebencian, provokasi yang bersangkutan mengarahkan oada radikalisme dan ancaman terorisme dengan mudah berseliweran dimedia sosial. Semua peluang perpecahan ini, harus diredam bersama dengan tetap mengedepankan pribadi  bangsa Indonesia yaitu Bhineka Tunggal Ika." Jangan sampai jari kita itu lebih cepat berbuay negatif di media sosial ketimbang otak kita, jadi serap dan filter apapun yang berpotensi memecah belah persatuan kita." Serunya.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Mahasiswa, tokoh Agama Karawang dari Islam, Hindu, Budha, Katholik, Kristen dan Khong Hucu, LSM, Ormas dan Masyarakat Umum.
Posting Komentar