Rumah Guru di Tempuran Dibobol Maling, Puluhan Juta Raib

PELITAKARAWANG.COM -  Rumah seorang guru di Dusun Burandul RT 09/05 Desa Dayeuhluhur Kecamatan Tempuran, dibobol maling siang bolong sekitar pukul 10.00 WIB. Emas 100 gram, barang elektronik dan uang Rp 25 juta berhasil digasak dalam waktu singkat oleh kawanan pencuri lewat pintu belakang rumah tersebut.

Kiki Fitriana, Saksi kejadian mengatakan,  pemilik rumah atas nama Yayan Rosdiana meninggalkan rumah untuk mengajar bersama istrinya. Karena kesehariannya merupakan Guru. Sementara kondisi rumah, saat itu kosong setelah anak dari Pak Yayan pergi ke Posyandu untuk mengantarkan anaknya imunisasi. 

(Polsek Tempuran Olah TKP di
Kediaman Yayan Rosdiana)
Kejadian baru diketahui, saat anak dari Pak Yayan itu pulang kerumahnya sudah mendapati pintu rumahnya terbuka bagian belakang, bahkan sejurus kemudian melihat pintu kamar terbuka dan lemari semuanya berantakan. 

Saat itulah, semua tetangga berhamburan mengecek keadaan rumah yang ternyata sudah dibobol kawanan maling." Penghuninya pergi ngajar, kan guru. Nah anaknya ini pergi juga nganter bayi imunisasi, jadi rumah kan kosong, setelah pulang baru diketahui ternyata seisi rumah sudah berantakan," Katanya..

Kapolsek Tempuran, AKP Nana Sutisna mengatakan,  Rabu (8/8) sekitar pukul 10.00 pagi,  rumah yang beralamat di Dusun Pagelaran Rt 009/005 Desa Dayeuhluhur Kecamatan Tempuran atas nama Yayang Rosdiana, dibobol kawanan maling. 

Rumah dari seorang guru tersebut diketahui saksi atas nama Kiki Fitriana dan ibu Erum pertama kali setelah rumah tersebut diduga dibobol, setelah anak dari korban pulang mengantar imunisasi di Posyandu. Kejadian bermula, ketika orang tua pelapor sedang ke sekolah bersama istrinya, sementara  rumah, sebut Nana,  di tunggu oleh anaknya. 

Namun, karena ada kegiatan posyandu, anak dari korban ini  Pergi ke Posyandu untuk mengimunisasi anaknya. Spontan saja, ketika pulang, terkaget-kaget melihat pintu belakang yang ternyata sudah terbuka, sejurus kemudian ia menengok  isi lemari sudah berantakan," orangtua mengajar, anaknya ke Posyandu , saat pulang ya pintu terbuka dan kamar sudah berantakan" Katanya.


Akibat kejadian itu, korban melaporkan bahwa pelaku yang masih dalam penyelidikan Polsek ini , berhasil  membawa perhiasan Emas seberat 100 gram dan uang tunai Rp. 25.000.000, serta 1 unit Laptop Merk Accer, kerugiannya sebut Nana, ditaksir mencapai Rp 80 jutaan." Kita sudah menerima laporan dan mendatangi TKP serta mencatat saksi-saksi , sela hitnya pelaku dalam.lidik," Katanya.
Posting Komentar