Sapu Bersih Motor Bodong di Jalanan Karawang dan Gulung Bandarnya

PELITAKARAWANG.COM-.Diminggu terakhir bulan agustus 2018 ada dua kejadian begal yang merugikan dua warga Karawang.Satu Kades bernama Sarmeli dan Usman jurnalis Metrotv.(31/8/2018).

Atas kejadian tersebut diminta agar pihak Polres Karawang secepatnya menangkap para pelaku yang diduga berkomplot bahkan bisa saja para pelaku adalah sama untuk kejadian yang berbeda dialami oleh dua warga Karawang.

Apapun bentuk kejahatan dari begal atau pencurian yang terjadi di wilayah hukum Polres Karawang harus segera diungkap dan segera para pelakunya ditangkap oleh penegak hukum,pinta Endang,warga Kecamatan Tempuran.

Kami sebagaian warga Karawang ingin ada rasa aman dan nyaman,ungkapnya.Karena maraknya kejadian curat atau curas termasuk penggembosan ban ke roda 4 pada diakhir Agustus sekarang sudah membuat resah warga,terlebih bagi warga sebagai karyawan atau pedagang yang pulangnya di malam hari,ungkap Endang.

Untuk itu,kepada Polres Karawang segera tangkap pelaku curat dan curat ataupun begal.Bila perlu segera lakukan operasi sapu bersih motor-motor bodong dijalanan.Karena salah satu pemicu maraknya begal -begal motor akibat seakan bebasnya hasil motor curian diperjualbelikan dan itu dibuktikan banyak pihak penegak hukum mengamankan motor-motor bodong di jalanan Karawang termasuk bandar- bandar motor sudah terciduknya beberapa waktu yang lalu misal di Kecamatan Cilamaya Kulon dan Pedes.

Mungkin jalan terakhir selain babad habis motor bodong dijalanan Karawang juga wajib tangkap bandar-bandar motor bodong yang diduga masih menjalankan usaha haramnya,tandas Endang.

Sebelumnya ramai diberitakan ada aksi kejahatan oleh sekomplotan pencuri menggunakan modus gembos ban mobil beraksi di Karawang, Jabar.Korbannya Kepala Desa Sukapura, Sarmeli. Uang dana desa sebesar Rp 329 juta yang baru ia cairkan, raib digasak pelaku. 
"Total uang yang diambil mencapai Rp 329 juta (rupiah)," kata Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Maradona Armin Mappaseng, Jumat (31/8/2018). 

Maradona mengungkapkan aksi pencurian itu terjadi setelah Sarmeli menarik uang dari Bank Jabar Banten Cabang Karawang, Selasa siang (28/8).Sarmeli dan seorang sopir kemudian berkendara menggunakan mobil bus pribadi miliknya. Petaka terjadi saat mobil Sarmeli melintas di Jalan Lingkar luar Karawang.  

"Roda belakang bagian kiri mobil korban tiba - tiba kempes. Korban kemudian menepi di sebuah bengkel tambal ban karena laju kendaraan sudah tidak stabil," kata Maradona. 
Namun, saat Sarmeli hendak memberi Kunci L kepada tukang tambal ban, Kepala desa itu melihat pintu bagian belakang kiri terbuka. "Setelah dicek, tas warna hitam berisikan uang dana desa sudah raib," ungkap dia. 

Saat ini, polisi sedang berusaha menangkap pelaku pencurian itu. "Kami masih menyelidiki kasus ini. Kami sedang berupaya menangkap para pelaku," tegas Maradona. 
Pencurian dengan modus pecah kaca juga terjadi Kamis (30/8) sore. Korbannya adalah seorang wartawan televisi nasional yang bertugas di Karawang. Kamera, laptop dan uang tunai hilang saat korban parkir di Jalan Raya Perumnas Telukjambe. Total kerugian mencapai Rp 28.300.000. 

"Korban telah melapor Kamis malam," ujar Maradona. 
Diberdayakan oleh Blogger.