Seluruh Capres-Cawapres Lolos Tes Kesehatan

PELITAKARAWANG.COM - Komisi Pemilihan Umum  Republik Indonesia (KPU RI) menerima hasil tes kesehatan bakal capres-cawapres Peserta Pemilu 2019 mendatang. Para bakal capres-cawapres ini sudah melaksanakan tes kesehatan pada tanggal 12-13 Agustus di RSPAD Gatot Soebroto oleh tim Ikatan Dokter Indonesia (IDI). 

"KPU menerima hasil pemeriksaan kesehatan yang sudah dilakukan di RSPAD Gatot Soebroto. Pemeriksaan menjadi salah satu dari 18 item syarat yang harus dipenuhi oleh bakal capres-cawapres," kata Ketua KPU RI, Arief Budiman di kantornya, Jakarta, Selasa 14 Agustus 2018. 
Dari hasil pemeriksaan jasmani dan rohani bakal calon Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto dokter pemeriksa IDI menyatakan tidak ada masalah. 
"Saat ini tidak ditemukan ketidakmampuan dalam bidang rohani dan jasmani untuk melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai presiden," ujar Arief.
Hasil serupa juga ada pada bakal calon Wakil Presiden Ma'rf Amin dan Sandiaga Uno. "Saat ini tidak ditemukan ketidakmampuan di bidang rohani dan jasmani untuk menjalankan tugas dan kewajiban sebagai wakil presiden," jelasnya.
Dalam pemeriksaan narkoba, baik Jokowi, Prabowo, Ma'ruf Amin hingga Sandiaga Uno dinyatakan bebas narkoba. "Tidak ditemukan, atau negatif penyalahgunaan narkotika, psikorrpoika dan zat adiktif. Dinyatakan memenuhi syarat," jelasnya.
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Doktor Indonesia (PB IDI) Ilham Oetama Marsis yang bertanggung jawa atas pemeriksaan dua pasang bakal capres-cawapres merasa lega setelah menyampaikan hasil pemeriksaan pada KPU. 
"Malam kami ini lega, karena beban tugas itu sudah diserahkan ke KPU. Malam ini kami menyerahkan hasil pemeriksaan rohani dan jasmani kepada ketua KPU, dokumen yang kami serahkan tentunya hanya KPU yang berhak membuka kepada publik," ujarnya. 
Ditempat yang sama Kepala RSPAD Gatot Soebroto Mayjen Terawan Agus Putranto mengatakan berterima kasih kepada KPU RI yang telah mempercayakan pihaknya sebagai tempat dilaksanakannya tempat tes kesehatan dari bakal capres-cawapres selam dua hari. 
Diberdayakan oleh Blogger.