Setìap PNS Karawang Ikut Pilkades Wajib Dapat Izin Resmi Bupati

Saepul
PELITAKARAWANG.COM-.Selain Pileg, hajat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) November mendatang ikut menyedot sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) ikut serta dalam bursa tersebut. BKPSDM mencatat, ada dua PNS yang ikut serta mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Kades, mereka antara lain satu adalah Guru SMA dan yang satu merupakan Staff Kecamatan.(30/8/2018).

Kata Sekretaris BKPSDM Karawang, Abbas Sudrajat, di 67 Desa yang akan menggelar hajat Pilkades, pihaknya hanya mencatat informasi sementara ada dua orang ASN sana yang ikut dalam kontestasi hajat desa tersebut.Satu orang dari tenaga kependidikan SLTA dan menjadi kewenangan pemerintah provinsi dan yang  satu orang lagi salah satu staf di kecamatan. Namun, untuk sementara keduanya belum ada konfirmasi resmi. Sebab, jika ASN nyalon itu harus mendapatkan rekomendasi atau ijin dari Pejabat Pembina Kepegawaian ( PPK) atau Bupati, jenis izinnya itu adalah mencalonkan Kades, jika Bupati menyetujui nantinya akan dikeluarkan surat izinnya. " Kalau yang satu mah itu kewenangan propinsi tapi saat ini belum dapat info secara resmi," Katanya.

Abbas menambahkan, nyalon kades adalah hak setiap warga negara, Namun dalam pelaksanannya, PNS bersangkutan harus mengajukan izin resmi dan tertulis ke BKPSDM. 

Menurutnya setiap PNS yang mencalonkan diri dan kemudian terpilih sebagai kades pemenang, maka statusnya sebagai abdi negara tetap. Tapi, apabila PNS bersangkutan memiliki jabatan struktural maupun fungsional, maka posisinya dinon-aktifkan. Itu, dilakukan agar PNS bersangkutan dapat berkonsentrasi melaksanakan tugasnya sebagai sebagai kades. Adapun penon-aktifan posisi fungsional maupun struktural tersebut selama masa jabatan kades berlangsung nantinya, kalau terpilih. "Jadi PNS yang terpilih menjadi kades tetap mendapatkan gaji sebagai PNS. Hanya saja, jabatannya dinon-aktifkan," ungkapnya.

Salah seorang PNS yang mencalonkan diri, diantaranya adalah Staff Kecamatan yang bertugas sebagai Koordinator PBB di Kecamatan Cilamaya Wetan, Saepul.

Saat dikonfirmasi, dirinya mengaku sudah mendaftar ke panitia Pilkades Mekarmaya. Begitupun urusan berkas izin yang lampirannya sekitar 5 lembar sudah diajukan melalui Camat untuk diteruskan ke Bupati . Semuanya tidak ada masalah, karena ia faham betul konsekwensi yang akan dihadapi saat nyalon Kepala Desa nanti. Bahkan, sebagai ASN yang sudah bertahun-tahun berkecimpung sebagai abdi negara, ia menaruh rasa hormat kepada tiga calon kades Mekarmaya lainnya, baik datang langsung maupun tatap muka di kegiatan-kegiatan lainnya. Itu dilakukan, sambil ia sampaikan bahwa Pilkades jangan menjadikan hubungan antar calon jadi pecah, jangan saling menjelekkan dan mengajak adu gagasan, program dan kemajuan desa yang harus lebih baik." Iya, semua ajuan dan izin saya sebagai PNS sudah di urus, ini bukti keseriusan saya ikut serta dalam hajat Pilkades ini," Ungkapnya.

Tidak ada komentar