Ini,Sosok Dibalik Rindangnya Mangrove Pesisir Karawang

PELITAKARAWANG.COM-.Tanam mangrove sebagai gerakan pencegah bencana laut seperti rob dan abrasi, sedang gencar dilakoni perusahaan BUMN dan Dinas Perikanan dan Kelautan Karawang, bahkan Kementrian baru-baru ini. Namun, keasrian dan hijaunya mangrove di bibir pantai, ada sosok nelayan yang sukarela selama puluhan tahun menanam dan merawatnya hingga memastikan tanaman penyelamat abrasi itu tumbuh subur dan sempurna.

"Sudah sekutar lima ribu tanaman mangrove saya tanam di Pasirputih, ya walaupun saya nelayan, tapi gak mau melihat air laut sering abrasi dan rob ke daratan, maka tanam mangrove saya jadikan kegiatan sehari-hari dan merawatnya," Kata Nurhusen.(2/9/2018).


Ia mengaku, ejekan orang atas kegiatan tanam mangrove ini sering diterimanya, seperti tidak yakin bisa tumbuh sempurna, atau juga bisa cepat di rusak tangan -tangan jahil. Namun, dirinya selalu menjaga dan merawat tanaman tersebut untuk memastikan berakar kuat dan tumbuh dengan perawatan tangannya, betapapun tidak dilirik pihak manapun, tapi dengan melihat hasil mangrove puluhan tahun, ia puas karena di Pasirputih sudah berjejer menjadi hutan dibibir pantai saat ini,

bibitnya sendiri ia rela beli sendiri dengan uang saku pribadi ke Tanjungbaru, kalau ada yang lebih ia sisihkan beli bibit Rp 100-200 ribuan.

" sering di ejek sih, karena pesimis mangrove yang saya tanam ini gak bakalan tumbuh,tapi ya lihat saja hasilnya," Katanya.


Menurutnya untuk menanam mangrove butuh kesabaran ekstra, pasalnya harus intens menjaganya, sebab  kalau mangrove tidak kontrol tiap hari, maka sudah bisa dipastikan sampah-sampah yang terbawa ombak atau air pasang akan numpuk di mangrove,  kalau itu dibiarkan maka mangrove bisa hanyut terbawa ombak bersama sampah-sampah yang nyangkut di mangrove itu " butuh kesabaran dan telaten merawat mangrove mah, karena kan banyak ombak dan sampah," Katanya.


Sementara itu, Ketua PAC GP Anshor Kecamatan Cilamaya Kulon, Haerudin S.Pd mengatakan, apa yang dilakukan penggiat mangrove puluhan tahun di Pasirputih itu patut mendapat apresiasi disaat kebanyakan orang saat ini baru tersadarkan berlomba-lomba menanam mangrove, Beliau sebut Haerudin, merupakan pegiat Mangrove yang rajin siang malam menyisihkan waktunya untuk mengurus mangrove yang ia tanam, bahkan, saat ia temui di Pasirputih, tanaman yang sudah ditanamnya sudah ada sekitar 5 ribu pohon yang yang ia tanam. Walaupun mendapat ejekan bahwa mangrove nya tidak bakal jadi, namun Nurhusen ini terus berusaha mengurus mangrove nya itu, puji syukur sambungnya,  mangrove yang di tanam akhirnya tumbuh kuat selama hampir sepuluh tahun ia luangkan waktunya..Hal ini sebut Haerudin, Semoga bisa menjadi fokus pemerintah , yaitu bisa mengapresiasi apa yang dilakukannga,  .isalnya dengan memberi bantuan berupa bibit dan perlengkapan lainnya sehingga mangrove di pasir putih bisa tumbuh dengan baik. " Luar biasa, saat saya temui memang dia nelayan tapi rajin mananam dan merawat mangrove sampai terasa hasilnya puluhan tahun terakhir," Katanya.

Diberdayakan oleh Blogger.