Mantan Bendahara Golkar Karawang Menjadi Kader Partai Gerindra

PELITAKARAWANG.COM-.Di masa keemasan H .Dadang S Muchtar sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang,nama H Enan Supriatna,SH berkedudukan di Bendahara partai politik berlambang Beringin.

Enan adalah pria kelahiran 06 Mei 1959 silam,dan namanya sempat moncer di publik Karawang.Karena riwayat dari politisi yang berlatar belakang pengusaha ini dengan secara terbuka sebelum partainya menentukan usungannya di Pilkada 2015 lalu,dia sudah berani diri menyatakan siap dan bersedia untuk mencalonkan dirinya sebagai Bupati Karawang.(12/09/2018).

Namun sering waktu yang terus berlalu,Partai Golkar Karawang pada waktu itu lebih mempercayai kader diluar partai yakni paslon Saan Mustopa dan Imam Somantri untuk berlaga di Pilkada 2015.

Karena hal yang tak bisa disebutkan kala itu,akhirnya H Enan Supriatna lebih memilih bergabung dengan Palson Cellica -Jimmy,lalu yang bersangkutan bisa disebutkan pula turut andil memenangkan paslon Cerdasz yang di usung dan didukung oleh Partai Demokrat,PKB,PAN,PKS dan PPP,yang sebelumnya Enan merangkul semua timsesnya saat akan mencalonkan diri sebagai Bupati Karawang,lalu dirinya mendirikan Barcel atau barisan Cellica.

Kini nama H Enan muncul lagi kepermukaan politik Karawang dan yang bersangkutan bersalin baju politik dan sudah tercatat sebagai Kader resmi partai Gerindra Karawang.

Hawar-hawar diluaran ada yang sebutkan H Enan Supritna bakal menduduki jabatan penting di DPC Partai Gerindra Kabupaten Karawang.Bahkan santer katanya yang bersangkutan akan menduduki jabatan Wakil Ketua DPC Gerindra Karawang,guna mendampingi H.Ajang Sopandi.

Kilas perjalanan politik H Enan Supriatna saat di Golkar

Bendahara DPD Golkar Kabupaten Karawang,H.Enan Supriatna mengadakan press conferese ditempat kediamannya Adiarsa Barat,Karawang.Dari jumpa pers ini H.Enan sekedar ingin mencari keadilan dari kesalahan SK pemecatanya sebagai kader partai Golkar.

H.Enan mengaku telah menerima surat pemecatanya dari jabatan sebagai  Bendahara Umum di DPD Golkar pada malam hari tepat pada tanggal 27 Oktober 2015, setelah sebelumnya menerima kabar dari beberapa PK Golkar dan membaca di media tentang issue pemecatan dirinya. Setelah di kros-cek, ternyata issue tersebut bukan isapan jempol belaka.

Dalm konferensi pers tersebut, H.Enan ingin menggunakan hak jawab yang diatur Ad/art Partai Golkar bahwa seorang anggota memiliki hak membela diri dan yang kedua dirinya membetulkan bahwa SK pemecatan yang dikeluarkan DPD Golkar tetanggal 15 Oktober 2015 yang ditandatangani oleh ketua Drs.H.Dadang S Mukhtar dan Sekjen Timi Nurjaman,SH adalah tidak benar dan tidak sesuai dengan prosedur (dimana SK penetapan H.Enan Sebagai Bendum DPD Golkar dikeluarkan oleh DPD I Atau oleh DPW Golkar .

Maka dalam hal ini dirinya telah menunjuk H. Muhammad Rijal Fadhilah SH sebagai kuasa hukum agar selanjutnya bisa ditindaklanjuti perkara pemecatan dirinya secara sewenang-wenang ke DPP Partai Golkar. dirinya yakin DPP masih memiliki kearifan dan kebijakan yang adil ."Jika DPD masih belum memberikan keadilan bagi saya,maka saya akan melanjutkan ke mahkamah partai Golkar dan bisa jadi saya akan menempuh jalur hukum demi memperjuangkan hak saya untuk mencari keadilan,"tukasnya.

Perlu diketahui,pemecatan yang menimpa H. Enan akhirnya menimbulkan banyak dugaan dari berbagai macam pihak.Bahkan desas-desusnya,pemecatan tersebut dilakukan karena yang bersangkutan secara terang-terangan membelot ke pasangan Cellica-Jimmy. Padahal jelas, partai golkar yang dipimping mantan Bupati Karawang, H. Dadang S. Muchtar ini telah memasang kadernya untuk menjadi calon wakil bupati Karawang mendampingi Sa'an Mustopa di Pilkada 2015.
Posting Komentar