Mudik 2019, Tol Layang Cikampek II Bisa Digunakan

PELITAKARAWANG.COM - Jalan tol layang atau elevated Jakarta-Cikampek II, ditargetkan bisa mulai beroperasi mendukung arus mudik Lebaran 2019, pada akhir Mei hingga awal Juni 2019.

Menurut Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk, Desi Arryani, pada saat itu, jalan tol yang saat ini masih dibangun di atas jalan tol eksisting Jakarta-Cikampek, diupayakan sudah mencapai 85 hingga 90 persen pengerjaannya.
"Kami berharap, saat arus mudik Lebaran tahun 2019, jalan tol sudah bisa beroperasi fungsional," ujar Desi, melalui keterangan yang diterima pada Rabu 12 September 2018.
Adapun, Desi menyampaikan, saat ini, jalan tol dengan total panjang 36,4 kilometer sudah hampir mendekati 50 persen pengerjaannya. Sejumlah segmen pekerjaan utama di antaranya pemutaran sosro bahu di KM 20+700, pemasangan erection steel box girder di KM 23+200, juga pemasangan pier head segmental di KM 32+050.
"Sehari-harinya, ketiga pekerjaan teknis tersebut dilakukan pada window time antara pukul 23.00 WIB hingga 05.00 WIB," ujar Desi.
Proyek sendiri dikerjakan berbarengan dengan proyek infrastruktur lain, yaitu kereta ringan (light rail transit/LRT) Cibitung-Cilincing, sehingga ruas tol kerap terpaksa dikurangi untuk mendukung pekerjaan.
"Kami mohon maaf dan kepada pengguna jalan, harap bersabar sampai pertengahan tahun depan sehingga proyek ini benar-benar beroperasi dan bisa membagi kepadatan ruas Jakarta-Cikampek eksisting,” ujar Desi.
Sebagai informasi, jalan tol layang Jakarta-Cikampek II menghubungkan Cikunir dan Karawang Barat, serta terbagi kepada dua area, yaitu Cikunir-Cikarang Utama, dan Cikarang Utama-Karawang Barat.
Tol berfungsi mengurangi kepadatan di sepanjang tol eksisting, juga menjadi jalur alternatif bagi masyarakat yang akan menuju Cikampek maupun Bandung.


sumber : viva
Posting Komentar