• Breaking News

    Warga Angkat Jempol Untuk Pelajar SMAN I Tempuran,Ini Ceritanya

    Pelajar SMAN I 
    Tempuran Baca Yasin bersama
    PELITAKARAWANG.COM-.Ditengah keraguan hasil dari pendidikan pada saat sekarang akibat dampak buruknya pengaruh medsos bahkan lingkungannya,sejumlah pelajar kelas 12 IPS 1 asal SMAN 1 Tempuran menjawabnya ke publik.

    Pagi ini (Senin,10/09/2018),terkabarkan meninggalnya Narim (40) warga asal Bengle Desa Pancakarya Kecamatan Tempuran.Yang bersangkutan meninggal diduga akibat penyakit sesak nafas dan sebelumnya pernah menderita stroke.Narim memiliki satu orang putra bernama Ari Darmawan yang bersekolah di SMAN 1 Tempuran.

    Ditengah berdukanya keluarga besar Narim,keadaan dikagetkan oleh berdatangannya pelajar kelas 12 IPS 1 SMAN 1 Tempuran.Dengan diantar oleh wali kelasnya Tri Agustina,lalu ke-33 pelajar tersebut tundukan kepalanya seraya membaca yasin dan berdoa' bersama dirumah duka.

    Acih warga setempat merasa kaget dan mengungkapkan kekagumannya kepada sejumlah pelajar yang mendatangi rumah duka."Baru terlihat sekarang pelajar mendatangi rumah temannya yang mendapatkan duka (meninggal anggota keluarga,red ) karena mereka membaca yasin dan berdo'a bersama",ungkapnya.
    Ini bagus banget dan salut buat pihak sekolah (pelajar kelas 12 1PS 1) yang sudah menanamkan rasa sosial yang tinggi utama telah membuktikan tidak semua pelajar berlaku nakal di luar jam belajar.Mereka terlihat dan terdengar bisa mengaji juga sikapnya sangat sopan-sopan,malah para pelajar itu tidak bersikap kaku dengan warga pelayat lainnya,tambah Acih.

    Ini sudah menjadi kebiasaan pak,sebut seorang pelayat dari pelajar SMAN 1 Tempuran.

    Ya kebiasaan,setiap ada berita duka atau teman sakit,pihak sekolah selalu memerintahkan untuk bertaziah atau menjenguk teman yang butuh motivasi akibat sakit,terang dari seorang pelajar yang enggan disebutkan namanya.

    Kami sangat prihatin akan nasib Ari Darmawan (anaknya Narim,red),ya mudah-mudahan kehadiran kami bisa meringankan beban lahir bahtin dirinya, semoga almarhum pak Narim menjadi ahli surga dan Ari tidak terganggu masa belajarnya kedapan,harap gadis berkaca mata dan berjilab itu.

    Sebelumnya dikabarkan banyak oknum pelajar di Karawang terjerumus pergaulan bebas,mengkomsumsi miras bahkan terlibat kriminalitas.Dan kondisi ini sudah menjadi komsumsi publik Karawang dan memohon agar pihak Disdikpora setempat lebih meningkatan mutu pendidikan termasuk gembelangan moral dan aksi sosialnya kepada para pelajar,bukan hanya sebatas materi ajar yang kejaran target,demikian disampaikan beberapa narasumber berita beberapa pekan lalu.
    Posting Komentar


    Post Bottom Ad