DPRD JABAR Meragukan Serapan Bangub dan APBD Perubahan 2018

PELITAKARAWANG.COM-.Bantuan Gubernur (BanGub) Jawa Barat sah naik besarannya dari Rp 115 juta perdesa setiap tahun, menjadi Rp200 juta ditahun anggaran 2019 mendatang. Dana untuk bantuan fisik desa dan tambahan tunjangan penghasilan para perangkat desa dari APBD Provinsi  tersebut, diragukan serapannya mengingat setiap tahun sering terjadi luncuran alias loncat tahun.(04/10/2018).

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat,Gina Fadlia Swara mengatakan,dirinya mengapresiasi kenaikan BanGub, karena itu merupakan satu dari hasil ikhtiar legislatif Provinsi Jawa Barat,sebab pemerataan pembangunan itu memang harus di mulai dari desa.Hanya saja,ia mengaku heran bahkan sering merasakan keraguan kaitan serapan yang besar itu bisa di serap optimal,karena programnya juga kebanyakan justru tidak banyak diserap di akar rumput,termasuk dalam APBD perubahan saat ini. 

Anda Suwanda
Mungkin,sebutnya,serapan yang minim bahkan terjadi luncuran itu,karena Pemkab belum optimal membina SDM Pemerintah Desa , utamanya dalam menggenjot ajuan dan pertanggungjawaban yang baik, benar dan cepat. " Iya jadi serba salah, saya juga ingin saluran aspirasi tapi sayang kalau tidak terserap," Katanya.

Sementara itu,Kades Jayanegara Kecamatan Tempuran, Anda Suwanda mengatakan,pihaknya senang jika bantuan transfer desa terus menungkat,salah satunya adalah BanGub ditahun anggaran 2019 mendatang.Diakuinya, dana yang sering terjadi luncuran itu adalah BangUb dan Dana Bagi Hasil (DBH),namun pemerintah desa masih terus berupaya agar luncuran tidak terjadi."Kita sih selalu berupaya luncuran tidak terjadi, tapi kan kondisinya sering gak memungkinkan, yang penting mah terserap walau lambat," Katanya.

Lebih jauh Anda menambahkan,dana Rp200 juta, tentu sangat membantu percepatan pembangunan yang ada di Desa. Bahkan alokasi tambahan buat aparatnya juga dirasa semakin meningkat dari biasanya Rp 15juta menjadi Rp 30 juta. Tentu saja ia berharap, ada timbal balik peningkatan kinerja pemerintah desa yang semakin baik, seiring dengan meningkatnyaBantuan Gubernur (BanGub) oleh Pemprov Jawa Barat. "Tunjangan kinerja naik dan fisik juga naik, semoga kita pemerintahan Desanya juga bisa lebih baik," Harapnya.
Posting Komentar