Dua Calon Kades Lemahmukti Rukun Akur

PELITAKARAWANG.COM - Dua Calon Kades Lemahmukti Kecamatan Lemahabang, selalu kompak dan intim menjalin silaturahmi. Maklum saja, keduanya merupakan Paman dan Keponakannya, sehingga, bukan setiap momen dan tahapan Pilkades saja mereka akur, tetapi juga hampir setiap hari dua-duanya nimbrung dan ngopi bareng tanpa beban, Terlebih, Calon nomor urut 1 yang tak lain merupakan keponakan dari nomor 2 tersebut, merupakan calon "Gembolan".

Calon Kades Lemahmukti nomor urut 1 Nada Ghozali mengatakan, dirinya tidak canggung dan bergesekan walaupun statusnya sebagai Calon, karena memang dirinya sadar diri dinaikan sebagai gembolan dalam Pilkades tahun ini setelah dari 3.160 warga hak pilih tidak ada yang mau mencalonkan diri. Pamannya, yang tak lain nomor urut 2, adalah figur yang memang diusung dan dicintai masyarakat Lemahmukti, sehingga Pilkades ini dijaminnya tidak akan ada gesekan, kekisruhan atau juga mis komunikasi.

Karenanya, ia yakinkan kepada masyarakat Lemahmukti, jangan mempercayai provokasi dari pihak-pihak ketiga maupun oknum lainnya yang bisa memecah belah persatuan di Desa perbatasan Kecamatan Telagasari - Lemahabang ini. "Komunikasi kami baik -baik saja, hampir setiap hari ngopi bareng. Jadi jangan terpengaruh provokasi dari pihak-pihak lain yang bisa memecah persatuan kita di Lemahmukti," Katanya.

H Damung, Calon Kades nomor urut 2 mengatakan, syarat Pilkades diantaranya harus ada calon minimal dua orang. Oleh karena di Desa Lemahmukti yang Incumben tidak maju, maka awalnya ia sendiri atau tunggal, sehingga perlu untuk melengkapi adanya pertimbangan calon lain, karenanya ia dorong dan naikan koponakannya, yaitu Nada Ghojali, anak dari kakak kandung dirinya. Meskipun bisa dikatakan Pilkades Lemahmukti ini gembolan dan tidak seseru desa lain, tapi ia yakinkan masyarakat untuk selalu aktif jaga kondusifitas desa dari oknum dan pihak-pihak ketiga yang tidak bertanggungjawab, seperti isu mis komunikasi, gesekan, atau kondusifitas desa sedang tidak aman. Padahal, faktanya, ia bersama keponakannya, hampir setiap hari tertawa, ngopi bareng dan aktif saling komunikasi. Karenanya, ia jamin Pilkades di 5 Dusun dengan jumlah hak pilih 3.160 ini berjalan stabil dan lancar. " Ya walaupun kita sering ngopi bareng dan tertawa bareng, ada saja pihak ketiga mah, tapi biarlah yang penting masyarakat fokus jaga persatuan saja," Katanya.

Damung menambahkan, walaupun Pilkades Lemahmukti tidak akan seramai desa lain, ia berharap masyarakat aktif menggunakan hak pilihnya pada 11 November nanti. Partisipasi ini tentu saja bukan saja jadi kewajiban panitia yang mensosialisasikannya, tapi juga dirinya sebagai calon, merasa perlu untuk meyakinkan warga menggunakan hak pilihnya. Baginya, memberikan pelayanan bagi warga desa, bukan saja sebagai calon tapi ketika terpilih dan jadi sekalipun, sudah sepatutnya dilakukan, karena nanti, ia berharap tidak ada lagi masyarakat kesulitan mengakses pelayanan pemerintahan desa, baik administrasi kependudukan seperti KK, KTP el, Akte lahir dan BPJS misalnya, juga pelayanan sosial dan infrastruktur nya, seperti kuota Rutilahu, kepemudaan,  infrastruktur pertanian,  jalan, drainase, turap hingga sarana lainnya yang perlu pembenahan optimal. " Program dan pelayanan harus jadi visi utama untuk warga Lemahmukti, karenya semua pihak ayo kita sukseskan Pilkades ini dengan lancar," Katanya.
Posting Komentar