Kampus Negeri Taiwan Teken MOU Dengan SMK PGRI Telagasari

PELITAKARAWANG.COM.- Sukses kuliahan lulusannya selama 5 tahun terakhir di sejumlah kampus Universitas Swasta di Taiwan, SMK PGRI Telagasari kembali teken Memorandum of Understanding (MOU) dengan kampus berstastus negeri di Negeri perbatasan Tiongkok tersebut. 
Dekan National Quemoy University Taiwan, secara khusus datang ke SMK PGRI untuk kerjasama kesempatan beasiswa perkuliahan bagi para lulusan SMK yang berlokasi di Desa Talagamulya tersebut.

Mewakili President of NQU Taiwan, Y Vonne Yen PhD mengatakan, dirinya senang bisa berada di Indonesia untuk promosikan kampusnya kepada para guru dan siswa di Indonesia.Dirinya tahu, bahwa Negara ini tipikal pekerja keras dan ramah, sehingga Uninuverstas Quemoy yang berstatus Negeri ini, menawarkan kerjasama dan beasiswa untuk para pelajar SMK di Karawang. Detail kaitan profil kampus Quemoy, bisa diakses semua pihak di jejaring sosial, baik Facebook, Twitter dan Whatshap. Soal syarat, memang distandarkan namun ada program khusus bagi pelajar Indonesia yang ingin kuliah di Kampus yang sudah menyediakan tempat ibadah bagi umat muslim yang Study disana, yaitu 50 persen biaya kuliah dan akomodasinya ditanggung pihaknya, sebagaimana dalam brosur, biaya kuliah yang 1.700 US Dollar, para pelajar Indonesia cukup membayar setengahnya saja, disamping sebutnya, pihak kampus juga menyediakan serapan tenaga kerja bagi para pelajar yang bisa menguasai bahasa Mandarin dengan upah 4,3 Dollar perjam.." kita senang bisa datang kesini, jalin kerjasama dengan SMK PGRI Telagasari, karena saya tahu orang sini ramah dan pekerja keras," Katanya.
Lebih jauh ia Dekam Fakultas Bisnis dan Manajemen NQU ini menambahkan, pendaftaran ke kampusnya biasa dengan formulir registrasi, dan diutamakan anak yang memiliki kemauan kuat berkuliah, disamping pihaknya akan menyeleksi bahasa, dimana penguasaannya harus 450 Tofle bahasa Inggris dan mau belajar bahasa Mandarin, sementara seleksi akhirnya nanti pada saat interview bersama pihaknya. Oleh karenanya, ia ingin ajak siswa terbaik di SMK PGRI Telagasari ini ikuti program beasiswa ini, sehingga bermanfaat ilmunya saat nanti usai melaksanakan Study di kampus yang berbatasan dengan Tiongkok ini. " Pendaftarannya ya biasa, hanya kita standarkan untuk TOEFL kiranya dikuasai 450, disamping mau belajar Bahasa Mandarin," Katanya.

Cecep Jalaludin M.Pd, Kepala SMK PGRI Telagasari mengaku bangga bisa jadi Sekolah satu-satunya di Karawang yang didatangi pihak National Quemoy University Taiwan. Tentu, impian pihak sekolah adalah, semoga anak-anak yang belajar di SMK dengan beragam programnya,  bisa membantu masyarakat Karawang, karena sudah puluhan anak didik dari SMK PGRI Telagasari ini yang sudah ada di Taiwan, menempuh Study dan bekerja. Dengan Negara Taiwan, Malaysia, China dan Jepang, adalah sama-sama Asia, dimana peserta didiknya yang belajar diberbagai negara Asia itu, pada dasarnya adalah sama-sama saudara. Semoga, kerjasama ini bisa jadi spirit atau semangat baru bagi dunia pendidikan di Karawamg. " Kita sudah banyak mengantar dan fasilitasi lulusan kita di Taiwan untuk Study, semoga kerjasama dengan kampus  negeri yang ini, jadi spirit baru bagi dunia pendidikan kita," Katanya.
Ahmad Jaenudin M.Pd, Perwakilan Kantor Cabang Dinas (KCD) SMK Jawa Barat mengatakan,  dengan ditekennya Mou ini, ia berharap kegiatan dan program bisa berjalan baik dan tindaklanjutnya juha baik. Ia pesankan anak didik yang berkuliah diluar negeri , bisa kuasai ilmu dan teknologi serta bahasa negara tujuan, sehingga upaya pihak sekolah akan terus  mendorong perkuliahan S1 dengan predikat terbaik. 
Adapun kuota siswa yang dikirim nanti, tergantung dari hasil seleksi,karena disamping bahasa Inggris, para siswa diwanti-wanti agar bisa belajar bahasa Mandarin. Karenanya, dengan kerjasama ini, semoga bisa  memobilisasi kuota lebih banyak lagi.." kita apresiasi kegiatan ini, semoga program dan tindaklanjutnya selalu lancar dan baik," Katanya.
Posting Komentar