Karawang Gelar Program SMK Pasti Siap Angkatan Ke III

PELITAKARAWANG.COM - Sebanyak 350 siswa dan 28 guru SMK di Karawang mengikuti acara pembukaan program SMK Pasti Siap angkatan ke III. Acara itu dipusatkan di Aula Husni Hamid, Kompleks Pemkab Karawang.

Program SMK Pasti Siap dibuka Bupati Kabupaten Karawang, dr. Cellica Nurachadiana melalui Kepala Bidang SMP Disnas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat, Cecep Mulyawan membuka secara resmi pada Rabu, 24 Oktober 2018. 

"Selamat mengikuti kegiatan program SMK Pasti Siap," kata Cecep Mulyawan.

Ketua Yayasan Inspirasi Anak Bangsa, Eko Syahputra, mengatakan program berlangsung selama 6 bulan hingga Februari 2019. Kemudian peserta utama program adalah 28 guru dari 7sekolah terpilih, dan program ini juga akan melibatkan minimal 350 siswa yang dibimbing secara langsung oleh para peserta program (guru). 

"Sekolah vokasi yang mendapat kesempatan terbaik pada program ini diantaranya, SMKN 3, SMKN Pertanian, SMK Bina Karya 1, SMK Bina Karya 2, SMK PGRI 1, SMK Taruna Karya 1 dan SMK Wirasaba. Srategi untuk keberkelanjutan manfaat," jelasnya.

Eko menambahkan bahwa SMK Pasti Siap 2018 ini akan menentukan bagaimana manfaat program ini akan berjalan secara berkelanjutan. 

“YIAB telah menyiapkan exit strategi agar apa yang menjadi tujuan program, 

yaitu meningkatkan kapasitas lulusan SMK di Kabupaten Karawang dapat terus bergulir pada tahun-tahun mendatang, walau telah lepas dari bimbingan intensif,” kata Eko Syahputra lagi.

Alumni SMK Pasti Siap angkatan ke II, Devina Mega Oktaviani, mengaku kegiatan tersebut bermanfaat untuk masa depan. Dimana program SMK Pasti Siap mendidik minat dan bakat untuk disalurkan hingga menjadi penghasilan.

"Nanti ada sama mentor ditanya minat dan bakatnya. Kemudian dibantu sesuai minat dan bakat itu," kata alumni SMK 3 Karawang.

Devina sendiri mengambil bidang wirausaha. Pasalnya ia sudah ada bakat dalam bidang itu, sehingga dilanjutkan agar lebih berkembang wirausahanya.

"Alhamdulillah banyak manfaatnya. Kita diajarkan dengan sedetail mungkin, seperti menghitung lama dan rugi. Belum lagi cara pengelolaan. Juga ada bantuan dalam pengembangan usaha," pungkasnya.

Posting Komentar