Kasek SMKN 1 Rengasdengklok: HRS Dihukum Bukan Karena Belum Melunasi Seragam Sekolah

PELITAKARAWANG.COM,-Kepala Sekolah  (Kasek) Menengah Kejuaran Negeri (SMKN) 1 Rengasdengklok, menanggapi terkait adanya siswa yang dikeluarkan dari kelasnya saat jam pelajaran hanya dikarenakan belum dapat melunasi uang seragam di sekolahnya, Ia menjelaskan bahwa kejadian tersebut memang benar ada hanya saja siswa yang dikeluarkan dari kelas bukan lantaran belum melunasi uang seragam tetapi akibat siswa belum menyelesaikan Pekerjaan Rumah (PR) nya,jelasnya.(04/10/2018).

"Setelah adanya pemberitaan tersebut kita langsung melakukan investigasi untuk mencari informasi kebenaran kejadian itu. Dan benar setelah dikumpulkan seluruh guru yang ada,hasilnya tak ada satupun guru yang merasa mengeluarkan siswa kelas X dari ruang belajar karena belum bayar lunas seragam," jelas Wawan,Selasa siang, (3/10/2018).

Tetapi didapati informasi tentang ada seorang siswa yang dikeluarkan dari ruang belajar,sambung Wawan,itu dikarenakan tidak menyelesaikan pekerjaan rumah dari bidang tertentu. Dan masih menurut Wawan,itu pun dilakukan sementara agar siswa menyelesaikan PR yang belum dikerjakannya diluar kelas. 
"Menjadi berbeda informasi yang sampai ke pihak keluarga HRS, mungkin dikarenakan anak yang bersangkutan memiliki sikap tertutup pribadinya.Sehingga terjadi komunikasi yang kurang baik,dan hari ini kita berkumpul antara pihak sekolah dan keluarga siswa secara bersama dengan maksud ingin menyelesaikan permaslahan yang telah terjadi kemarin," beber Wawan. 

Wawan menambahkan,HRS siswa kelas X yang dikeluarkan dari kelas dikarenakan belum menyelesaikan PRnya, sebenarnya termasuk siswa yang rajin dan bukan siswa yang bermasalah selama ini. Bahkan HRS tergolong salah satu anak yang tengah diajukan oleh pihak sekolah sebagai anak yang akan mendapatkan beasiswa dari Pemkab Karawang,terang Wawan.

"Ia memang seorang anak yang pendiam dan memiliki kakak yang tegas,entah karena takut atau apa informasi tersebut menjadi berbeda.Kami samgat memaklumi hal tersebut dan akan menyelesaikan permasalahan yang ada dengan cara bermusyawarah pada hari ini," pungkas Kepala Sekolah Menengah Kejuaran Negeri (SMKN) 1 Rengasdengklok.

Sementara itu.wali murid atau kakak dari HRS,Dewi meyakini bahwa adiknya adalah anak yang baik dan dirinya sangat mengerti kondisi dan sifat adiknya. 

"Hanya dia berharap permasalahan selesai dengan baik,dan dapat melihat HRS dapat kembali sekolah seperti biasanya tanpa ada ketakutan yang timbul karena mumculnya permasalahan yang sedang dimusyarawahkan,"harap Dewi.

Perlu diiketahui telah terjadi pertemuan antara pihak sekolah dengan wali murid pada hari Selasa siang dengan dihadiri oleh perwakilan wali murid dan kepala sekolah juga sejumlah guru.Tak hanya itu,tampak pula hadir dilokasi musyawarah yakni Ketua Komite dan ketua ikatan alumni SMKN 1 Rengasdengklok.yang berkedudukan sebagai penengah untuk penyelesaian permasalahan yang muncul dilingkungan kejuruan tersebut.
Posting Komentar