Kepala Sekolah SMPN I Lemahabang ,Teriakan Rombel Sekolahnya Yang Hancur

PELITAKARAWANG.COM-.Sejak tahun ajaran baru dimulai, ruangan kelas VIII A,B,C,D,E dan F di SMPN 1 Lemahabang sudah dikosongkan dari aktivitas para siswa.Bangunan lantai dua tersebut, terancam ambrol dimakan usia karena kondisinya yang semakin lapuk.Bahkan,untuk sementara, para siswa yang sebelumnya mengisi ruangan tersebut di relokasi ke ruangan lainnya, seperti lab komputer, lab bahasa dan ruangan kelas. (04/10/2018).

Kepala SMPN 1 Lemahabang, Samsudi S.Pd mengatakan, enam Rombel sudah dikosongkan ditahun ajaran 2018/2019 ini dari aktivitas belajar siswa.Pasalnya,bangunan di lantai dua yang sudah belasan tahun tersebut terancam ambrol bagian langit-langit,lantai dan kusen-kusennya yang dimakan usia.Maka mau tidak mau,kondisi bangunan tersebut harus di revitalisasi,karena sudah masuk kategori rusak sedang, bahkan para siswa kelas VIII semuanya direlokasi ke kelas yang aman selama belajar,termasuk keruangan lab untuk sementara. 

"Enam kelas yang rusak dan butuh revitalisasi segera, karena kita sudah relokasi para siswanya sementara," Katanya.

Lebih jauh mantan Kepala SMPN 2 Tempuran ini menambahkan,pihak sekolah tentu tidak berdiam diri,karena sejak awal sudah mengajukan renovasinya kepada Anggota DPRD setempat yang kiranya bisa cukup untuk 6 kelas.Wal hasil, memang beberapa bulan terakhir sebelum lebaran idul Fitri sempat didatangi para konsultan dan pengawas  dari PUPR yang sedang mengukur bangunan dan check kondisi fisiknya, saat itu kenang Samsudi,mereka menjanjikan bahwa realisasi lewat Aspirasi DPRD PBB tersebut,akan dilaksanakan setelah lebaran, namun sudah lewat dua kali lebaran, belum juga ada kepastian, kapan revitalisasi itu bisa digelar untuk kelas yang sedang rusak tersebut.Karena, jika di biarkan lama, beban bagian langit-langitnya akan semakin berat dan kerusakan semakin jauh."Saya berharap bisa segera sih, karena kondisinya sudah lapuk, biar siswa bisa aktivitas lagi diruang ini," Katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Karawang,Mulya Syafari mengakui bahwa ajuan dari SMPN 1 Lemahabang itu masuk pada aspirasinya.Soal realisasi,sampai saat ini masih proses penghitungan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dan perapihan jelang garapan,karena diperkirakan,akhir Oktober ini ruangan kelas yang akan direnovasi dengan aspirasinya bisa terealisir.Disinggung besaran anggaran untuk renovasi 6 kelas sekaligus tersebut,Dewan asal Desa Pulomulya ini menyebut,alokasinya adalah secukupnya renovasi tanpa menyebut angka pastinya. "Insya Allah akhir Oktober mulai digarap,sekarang masih proses pembuatan RAB dulu," Katanya.
Posting Komentar