Awas Mulai Panas Pileg di Karawang, Ini Buktinya

PELITAKARAWANG.COM - Situasi pemilihan legislatif 2019  (Pileg 2019) di Kabupaten Karawang mulai tidak sehat. Tindakan tak beradab sudah dilakukan orang tidak dikenal (OTK) dengan merusak alat peraga kampanye (APK)  calon legislatif DPRD Provinsi Jawa Barat, nomor urut 1 Daerah Pilihan X  (Karawang, Purwakarta).  Hj.  Sri Rahayu Agustina Rahayu, SH.
Deden Nurdiansyah

Ketua Tim Pemenangan Caleg Nomor urut 1 DPRD Provinsi dari Partai Golkar,  Deden Nurdiansyah,  mengatakan gerah adanya perusakan  APK yang dirusak OTK. Pihaknya akan melaporkan tindakan curang ini ke kepolisian karena perbuatan perusakan APK merupakan pelanggaran tindak pidana.

Perusakan APK ini tentunya merugikan Caleg Nomor 1 dari Partai Golkar karena menghambat sosialiasi kepada masyarakat.

“Kita segera akan mengambil langkah hukum secara bersamaan,  pertama akan melaporkan kepada bawaslu karawang terkait dugaan tindak pidana pemilu, ” ujar Deden Nurdiansyah.

Ditambahkannya, karena perusakan APK  menjadi kewenangan Bawaslu sebagaimana ketentuan peraturan bawaslu psl 183 ayat 3.

“Yang kedua, kita akan melaporkan secara resmi perbuatan OTK ini kepada pihak kepolisian. Ini sudah tidak sehat karena merugikan Caleg. Kita meminta polisi dapat mengungkap kasus ini hingga pelaku ditangkap, berkaitan dengan dugaan tindak pidana sebagaimana ketentuan psl 406 KUHP,” sebut pria yang dikenal dengan panggilan Techan ini.

Deden menambahkan kalau hanya dilaporkan ke bawaslu saja maka ancaman pidananya hanya 6 bulan penjara maksimal, justru kita akan kita maksimalkan di kepolisian terkait pidana umumnya dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara.

“Sekalipun kita memaafkan tetapi tidak akan menghapus pertanggungjawaban dugaan tindak pidananya,”  tegasnya.

Menurut Ketua tim Pemenangan Hj.  Sri Rahayu ini, membuat laporan itu sebagai bagian dari penggunaan hak hukum warga negara,  ada tidak nya permulaan awal dugaan tindak pidananya.

“Itu sudah menjadi subyektifitas penyidik dan kita tidak akan membuat atau mempengaruhi penyidik, ” kata Deden.

Dijelaskan Deden,  APK ini tujuannya untuk pemberian informasi kepada masyarakat agar para caleg lebih dikenal masyarakat. Dengan dirusaknya APK  apa yang diharapkan untuk memperkenalkan kandidat tak bisa dilihat oleh masyarakat.

“Kerusakan APK kita ini sangat tidak wajar dan diduga kuat ada unsur kesengajaan dari oknum tak bertanggung jawab. Tak mungkin koyak oleh faktor alam. Lihat saja langsung di lapangan, kerusakan hanya APK kita, sepertinya oknum mengunakan senjata tajam untuk merusak APK Caleg  kita,” pungkas Deden Nurdiansyah.
Posting Komentar