Guru Siap Pulang Ngajar Sore Hari

PELITAKARAWANG.COM -  Walaupun masih minim sosialisasi, namun Permendikbud Nomor 15 tahun 2018 yang menambah tatap muka guru di sekolah menjadi 40 jam per 1 Januari 2019 mendatang, di tanggapi beragam para guru. Ada yang beralasan belum menerima sosialisasi, ada juga yang siap menjalankan regulasi teranyar tersebut.

" Siap saja ikuti aturan itu, tapi gaji atau tunjangannya naik gak ya," Tanya seorang Guru SDN Pulokalapa 2 Agie S.Pd

Ketua PGRI Cabang Tempuran, Suganda mengatakan, peraturan tersebut memang sudah didengarnya di internal PGRI, namun belum lebih detail di sosialisasikan oleh Koorwilcambidik. Pada dasarnya, penambahan tatap muka di sekolah dari 30 jam menjadi 40 jam, siap-siap saja dilakukan, karena memang guru PNS adalah sama dengan PNS pada umumnya yang seharusnya sampai sore jam kerjanya. Namun memang, sebutnya, penambahan tatap muka atau kata lain guru harus ada disekolah sampai sekitar pukul 14.30 ini, 
harus di ikuti dengan pengadaan Finger Print, tapi di Kecamatan Tempuran, sudah diantisipasi melalui Rancangan Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) dimana Rp3 juta diantaranya untuk pengadaan Finger Print ditahun 2019 mendatang. " Kita mah siap saja, bahkan di RKAS juga sudah masuk tuh pengadaan Finger Print," Katanya.

Hanya saja, sambung Suganda, setelah diberlakukan dan berjalan hingga ada finger print, apa saja sanksi dan teknisnya kedepan bagaimana, ia sama sekali belum tahu menahu soal ini. Yang jelas, Permendikbud ini positif agar guru bisa berkegiatan di sekolah menyelesaikan tugas administrasi dan lainnya di sekolah, bukan di rumah yang kurang efektif. " Setelah berjalan dan ada finger print bagaimana nanti, ya saya juga belum tahu kedepannya," Ungkap Ganda.

Senada dikatakan Ketua PGRI Cabang Lemahabang, Uus Usmara, menurutnya kalau Permendikbud 15 tahun 2018 itu memang mengatur soal tatap muka di sekolah ditambah jamnya, bagi PGRi dan semua guru, ya mau tidak mau harus di ikuti bagaimana aturan. Diakui Uus, sampai sejauh ini pihak Pengawas dan Koorwilcambidik justru masih belum banyak menginfokan kaitan aturan yang berlaku per 1 Januari ini disemua tingkatan baik SD, SMP maupun SMA ini. "Kalau aturannya begitu ya apa boleh buat, harus di ikuti," Katanya.
Posting Komentar