Kepala KUA Wajib Copot Bila Ini !!!

PELITAKARAWANG.COM- Sama seperti halnya Kepala Sekolah ada masa Priodesasi, perlakukan yang sama juga dikenakan kepada Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) diakhir tahun 2018 ini seiring adanya aturan baru.

Disela-sela Serah terima jabatan, Kepala KUA Lemahabang priodesasi, H Asep Saepulloh mengatakan, dirinya selama ini menjabat Kepala KUA sudah 17 tahun dengan rotasi diberbagai Kecamatan, terakhir di Lemahabang yang kurang dari setahun terakhir. Selama itu, tidak ada aturan Priodesasi, namun seiring adanya aturan baru dari Kementrian agama, bahwa Kepala KUA yang menjabat selama 8 tahun, harus lengser kembali jadi penghulu biasa, maka saat ini terjadi banyak kepala KUA harus terpriodesasi, termasuk dirinya. Ini adalah doanya, karena sudah terlalu lama dirinya menjabat Kepala KUA dan ingin tenang, Wal hasil ternyata di ijabah seiring terbitnya aturan baru, sehingga dirinya akan menghabiskan masa jelang pensiunnya dengan menjadi penghulu biasa lagi. " Alhamdulillah, sekarang jadi penghulu lagi, bisa lebih tenang, karena sekarang kepala KUA harus ada Priodesasi ," Katanya.

Kepala KUA Lemahabang yang baru, H Ade Badruzaman mengatakan, ia sebelumnya menjabat Kepala KUA Rengasdengklok, sama jauh dari rumahnya di Tegalwaru ketika di tugaskan di Lemahabang. Tapi demikian,ia berharap dukungan, dan kerjasama dari para penyuluh agama, tokoh agama dan semua masyarakat Lemahabang untuk melanjutkan program-program sebelumnya di Kecamatan ini. Dengan kata lain, pihaknya ke Lemahabang akan tetap mengamalkan program dan kegiatan yang sudah ada sejak dulu dan memperbaharui yang baru yang positif." Mohon kerjasamanya dan dukungan semua pihak untuk dukung program dan kegiatan KUA di masa mendatang," Katanya. 

Camat Lemahabang, H Hamdani MM mengatakan, pihaknya menghaturkan terimakasih kepada Kepala KUA lama atas semua darma Bhakti di Lemahabang, begitupun sebaliknya, ia haturkan selamat datang kepada Kepala KUA yang baru, semoga semuanya berkah, betah dan nyaman beradaptasi di Kecamatan yang memiliki pilihan Majelis Taklim ini. " Rotasi, mutasi dan Priodesasi hal biasa bagi ASN, untuk itu mari kita selalu sukseskan bersama program-program yang positif ," Ajaknya.

Tidak ada komentar