Lagi Potret Derita Terbuka di Karawang

PELITAKARAWANG.COM- Sungguh prihatin pasangan suami istri (Pasutri) Yoko dan Acih. Usia yang sudah tua tinggal di gubuk reot di daerahnya. Padahal mereka tinggal di Kota Industri terbesar se Asia Tenggara. Mereka makan dan minum pun sedapatnya hingga menjadi perhatian publik.

Tak kecuali oleh sejumlah anggota dan pengurus Paguron Dapal Bumi Kabupaten Karawang. Paguyuban ini berbagi sembako untuk masyarakat tidak mampu, pada Minggu 2 Desember 2018 . Pembagian sembako itu salah satunya untuk warga Dusun Jatimulya I RT/RW 003/001 Kelurahan Mekarjati Kecamatan Karawang Barat.

Menurut Saepul Anwar, bentuk kepedulian pihaknya terhadap masyarakat. Mengingat ada laporan kepadanya jika pasutri ini tinggal disebuah gubuk reot dan memprihatinkan.

"Maka kami bantu semampunya. Sembako yang diberikan itu hasil dari anggota Dampal Bumi yang menyisihkan rezekinya untuk keperluan sosial," kata sesepuh Dampal Bumi.

Kedatangan organisasi yang beralamat di Pasirjengkol IV Kecamatan Majalaya disambut baik pasutri dan pemerintahan setempat. Dari RT, Kepala Dusun hingga Karangtaruna lingkungan Mekarjati.

"Kedatangan kita untuk silaturahmi dan membantu masyarakat. Agar tidak ada kesinggungan satu sama lain, maka kami lakukan komunikasi dengan RT, Kadus dan Karangtaruna," kata Saepul.

Ia menambahkan hasil diskusi dengan aparat setempat sudah diajukan untuk rumah layak huni agar pasutri ini tinggal dirumah layak.Namun hingga kini belum ada jelasan atas ajuan tersebut.

"Katanya sih sudah diajukan ke pemerintah setempat untuk program rumah layak huni. Tapi belum ada kabar lagi. Yang jelas kami hadir untuk membantu. Ya minimal dengan sembako keperluan sehari-harinya," tambah Saepul.

Aparat sempat pun turut berbahagia karena ada dermawan yang peduli terhadap masyarakatnya. Tak lupa ucapan terimakasih dan jabat tangan disampaikan sebagai perwakilan lingkungan Jatimulya, Mekarjati, Karawang Barat.

Posting Komentar