Muara Laut Cilamaya Akan Dibangun Dermaga PLTGU

PELITAKARAWANG.COM.- Muara laut Cilamaya, tepatnya di Desa Muara Kecamatan Cilamaya Wetan akan jadi terminal khusus Dermaga (Zetty) ditahun 2019 mendatang. Pasalnya, pengadaan dermaga di pinggir laut tersebut untuk menopang lalu lalang alat berat selama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) berlangsung di Pangkalan Cilamaya. Secara khusus, para pejabat terkait di undang rapat bersama untuk membahas permohonan Penempatan lokasi terminal khusus Dermaga (Zetty) tersebut dengan lampiran surat Nomor 005/7684/Bapp pada Selasa pagi 11/12/2018.

Sayangnya, dari 35 undangan terlampir di Hotel Grand Citra tersebut, tidak satupun anggota Pol Air Polres Karawang di undang.

" Kita gak tahu, gak diundang rapat tersebut gak ada laporan tuh. Yang jelas lokasinya itu di Muara buat lalu lalang alat berat," Kata Anggota Pol Air Brigadir Eko.

Sementara Kades Muara, Iyos Rosita mengatakan, lokasi Zetty sepanjang yang ia tahu ada di pinggir laut Muara, tapi dirinya belum hafal, berapa hektar lahan yang digunakan untuk dermaga tersebut, ia tidak tahu karena rata-rata titiknya di lokasi tanah timbul. " Gak tahu berapa hektar tanah timbul yang digunakan dermaganya, belum ada informasi lanjutan," Katanya.

Sementara itu, Camat Cilamaya Wetan saat dikonfirmasi hasil rapat tersebut, ia mengaku, bahwa pihak PT Jawa Satu Power (JSP) sebagai pemrakarsa PLTGU Cilamaya tersebut, sebatas dialog permohonan rekomendasi pembangunan Zetty atau dermaga. Karena, izinnya itu harus dari Menteri Perhubungan. Tapi, syarat keluarnya izin tersebut harus ada rekomendasi dari Bupati. Karenanya, bahasan sebelum keluarnya rekomendasi tersebut, masih akan berlanjut untuk menjalin kesepahaman. Sebab, lalu lalang kendaraan laut dan darat ratusan ton di Wilayah Cilamaya akan terjadi selama masa pembangunan tersebut. Terlebih, Pihak JSP juga mewacanakan dibuatnya tempat wisata dan akses jalan dari Dermaga ke lokasi PLTGU di Pangkalan Cilamaya. Disinggung soal luas lahan, Camat mengaku belum tahu, tapi yang jelas untuk pembangunan Zetty termasuk akses jalannya yang dibuat nanti, jelas akan ada pembebasan lahan. " Sebatas dialog, permohonan rekomendasi pembangunan Zetty, karena syarat dapat izin dari Menteri Perhubungan itu ya, harus dilampirkan izin dari Bupati," Katanya.

Tidak ada komentar