Bangkai Sapi Mengambang di Pintu SS Kalong

PELITAKARAWANG.COM - Saluran irigasi ternyata bukan saja di jejali eceng gondok, ganggang dan sampah. Disaat para petani butuh banyak air untuk lahan sawah yang mulai mengering, ternyata di Pintu Air SS Kalong Desa Cikalong arah Dusun Tenggulun, ada bangkai Sapi terkapar di irigasi tersebut. 

Sapi yang di duga milik warga Kecamatan Banyusari yang hilang tersebut, tercebur dan tenggelam ke irigasi yang mengairi ratusan hektar sawah di Cilamaya Wetan itu.

" Saat petani butuh air, eh ternyata ada Bangke sapi di SS Kalong 2 arah Tenggulun itu, gak tahu sapi dari mana," Kades Rawagempol Wetan H Udin Abdul Gani.

Camat Cilamaya Wetan, H Hamdani mengatakan, bangkai Sapi itu ada sejak Minggu (6/1) di SS Kalong. Menurut informasi, ada warga Kecamatan Banyusari perbatasan Cilamaya Wetan, yang kehilangan sapi, kebetulan memang sapi tersebut di aburkan. 

Tapi Minggu pagi, ternyata sapi yang sebelumnya di kabarkan hilang sudah mati tercebur di irigasi SS Kalong dan jadi bangkai, tak pelak, bangkai sapi betina tersebut ikut memggunduk dengan eceng gondok di sekitaran pintu air tersebut. Sejauh ini, ia belum tahu lagi apakah bangkai itu diangkat atau dibiarkan oleh waker di irigasi tersebut. " Sepertinya tercebur, dikira hilang padahal mati di irigasi," Katanya.

Pejabat PJT II Sektor Telagasari, Kalimi mengatakan, bangkai sapi itu lokasi tepatnya di TUT 11 Intik SS Lamaya Barat. Sejauh ini, pihaknya sedang berkoordinasi mengamankan binatang yang mengambang di saluran tersier tersebut. " Iya, itu di TUT 11 Lamaya Barat," Ujarnya.
Posting Komentar