Kades Pastikan Kasus Najib Cilamaya Bukan Persekusi

PELITAKARAWANG.COM.-Kades Sukajaya Kecamatan Cilamaya Kulon, Abdul Ghofur Astra mengatakan, dampak dari bahasan Capres - Cawapres, ikut menyita perhatian publik di Indonesia, pasalnya Pasirputih di sebut. Bahkan, Jumat pagi, Intel Kodam sempat datangi Pasirputih untuk mengklarifikasi kejadian sejelas-jelasnya, termasuk juga ia kedatangan Ketua DPRD Karawang Toto Suripto yang datang ke Pasirputih Jumat siang. 

Ia jelaskan, sementara, Kalau di sebut ada pelanggaran Ham dan Persekusi terhadap Najib yang dilakukan penegak dari Kelompok Masyarakat Pengawas Pesisir (Pokmaswas), jelas ia membantahnya, karena kalau ada unsur Persekusi dan pelanggaran ham, biasanya terstruktur lewat perencanaan dan masif. Tapi, adu mulut dan perkelahian antara Najib dengan Pokmaswas adalah spontanitas, sehingga bisa dikategorikan kriminal murni. Pihak Najib, melaporkan pemukulan yang dilakukan Pokmaswas ke Polsek Cilamaya dan Pihak Pokmaswas yang mendapati dugaan pelanggaran yang dilakukan Najib atas pasir laut dilahan Mangrove yang di klaim miliknya, juga di laporkan ke Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) hingga Kepolisian di Polres Karawang sejak September lalu. Sehingga, kegaduhan yang dilakukan masyarakat Pesisir yang sudah di mediasinya sejak lama dengan menghadirkan Babinsa, kedua belah pihak, Polsus Dinas Perikanan hingga Muspika Kecamatan. " Kalau disebut Persekusi dan pelanggaran ham, saya juga membantah, karena saya lihatnya ini kriminal murni karena dilakukan spontan ," Katanya.

Saat Mediasi September tahun 2018 lalu, pihaknya berupaya meng-clear-kan keadaan antara kedua belah pihak, namun memang buntu, sebab pihak Pokmaswas SH yang memukul sudah minta maaf jika dalam penindakan ada kekerasan,  dan juga mempersilahkan melanjutkan ke penegak hukum kalau memang tindakannya ada yang membuat keterainggungan. Lama tak muncul dan dikira selesai, ternyata saat Cawapres kunjungan, hal ini di ungkap lagi oleh Najib ke Sandiaga Uno, sampai jadi bahasan di Debat Capres. " Kita sudah mediasi dan buntu, keduanya sudah saling bersalaman sebenarnya, tapi diungkap lagi jadi panjang terus urusannya kan," Ungkapnya.

Untuk itu, sejak ada kunjungan Sandiaga Uno ke Pasirputih hingga bisikan dari Najib jadi bahasan di Debat Capres - Cawapres, memang jadi gaduh lagi. Tapi ia mohon, semua pihak jangan mempolitisir dan mendramatisir kondisi yang ada. Sebab, dari biasa-biasa saja, dirinya balik mencium aroma dorongan-dorongan Politik Pada akhirnya. " Sekarang kalau sudah begini, gelagatnya jadi di dramatisir dan di politisasi, tolong hentikan," Pintanya.

Pengacara Najib, Husen Pelu mengatakan, disinggung apakah yang dalam kasus Najib ini benar Persekusi atau Kriminal murni, ia menegaskan bahwa Kliennya sudah di pukul. Kalau ada pernyataan bahwa pemukulan terjadi akibat Najib menantang Pokmaswas saat dirumah untuk duel, ia pastikan itu tidak benar. Karena ,Najib murni di pukul, makannya kliennya itu melapor ke pihak Kepolisian. Karenanya, pihaknya siap mengawal kasusnya Najibullah ini sampai ke pengadilan untuk mendapatkan keadilan. Terduga pemukul Najib, sebut Hasan, bisa dijerat pasal 531.. jo 352 KUHP, dengan ancaman pidana 2 tahun 8 bulan. " Kita siap kawal kasus Najibullah ini ke Pengadilan, yang jelas klien kami di Pukul," Ungkapnya. 

Tidak ada komentar