Kades Sebut Penyuluh Pertanian Pancakarya Pemalas

PELITAKARAWANG.COM. - Kinerja Tenaga Harian Lepas (THL) Pertanian Desa Pancakarya di sorot pemerintah desa dan Kecamatan. Pasalnya, Penyuluh yang seharusnya selalu mendampingi para petani lewat kelompoknya dan koordinasi selama musim tanam hingga panen dengan pemerintah desa, justru tidak di lakukan di Desa Pancakarya. Wajar saja, Kades setempat geram dan meminta UPTD dan Dinas Pertanian evaluasi kinerja penyuluh yang malas melakukan pendampingan kepada para petani dan pemerintah desa.

Dikatakan Kades Pancakarya, Atta Sutisna Jilun, dirinya geram karena sejak musim pengolahan, persemaian hingga pertumbuhan tanaman sampai panen sekalipun, penyuluh pertanian di desanya tidak pernah menampakkan batang hidungnya. Begitupun,. Kepada para kelompok tani binaannya, kecuali saat pertama kali perkenalan dalam giat perdananya kerja dan ditempatkan di Desa Pancakarya ini, setelah itu jomplang tidak pernah nongol lagi. Sehingga petani yang ingin bertanya kaitan pengadaan pupuk, persoalan pengairan, pertumbuhan tanaman dan pengendalian hama hingga pengadaan benih subsidi tidak pernah tersentuh. " Cuma pertama kali kenalan doang, selama 6 bulan ini kemana, gak pernah nongol lagi," Keluhnya.

Kades Ata Sutisna Alias Jilun

Bukan apa-apa sebut Jilun, akibat tidak aktifnya penyuluh pertanian di desa tersebut, sangat berpengaruh pada perhatian Dinas Pertanian kepada Desa Pancakarya, buktinya subsidi benih yang bisa dinikmati para petani desa lain,  justru tidak dirasakan para petani di Desa Pancakarya. Mendengar itu, emosinya semakin memuncak, apakah penyuluh ini niat atau tidak bekerja di Desa Pancakarya. " Akibat penyuluhnya malas datang ke Kelompok tani dan desa, coba lihat, yang lain dapat subsidi benih, kita gak dapat," Kesalnya.

Menyikapi itu, Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Tempuran, H Yadi mengatakan, penyuluh desa Pancakarya atas nama RH diakuinya mengeluh karena ingin pindah tugas, sehingga beberapa kegiatan yang seharusnya digarap tidak dilakukan. Tapi untung sebut Yadi, ada Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) yang tugasnya hampir sama dengan PPL pada umumnya.

Karena kebetulan, Kecamatan Tempuran ini ada 5 PPS yang SK nya dari Kepala Dinas Pertanian berikut honornya juga dari Pemkab ke rekening bersangkutan.

Soal benih subsidi di Desa Pancakarya, sebut Yadi pihak UPTD sedang usulkan di Musim tanam  gadu, karena kemarin sudah kordinasi dengan pps setempat, sehingga bisa turun sekitar bulan Juli nanti. Karena, benih ini turun bertahap, bahkan yang  prioritas juga belum dapat. " Iya kurang aktif, karena kepengen pindah (tugas) ," Sebutnya.

Tidak ada komentar