Bupati Pastikan Protap Paten Adalah Hari Rabu Kecuali Tempuran

PELITAKARAWANG.COM.-Pelayanan Terpadu Kecamatan (Paten) kembali di gelar perdana tahun 2019 di Kecamatan Tempuran. Seperti biasa, pelayanan kependudukan masih di buru warga ketimbang layanan BPJS, SIM, Pajak STNK maupun perizinan dan pemeriksaan kesehatan. Tak ayal, ribuan warga dari 14 Desa Kecamatan Tempuran, rela antri dan berdesakan demi mendapatkan selembar KK dan Akte Kelahiran.
" Ya selagi dekat, kita berburu saja. Walaupun beberapa syarat ada yang kurang, kita selesaikan di tempat demi mendapat akte dan KK," Kata Warga Desa Lemahmakmur Warsim (38).


Sementara itu, Kades Ciparagejaya Kecamatan Tempuran, H Kabun mengatakan, pihaknya harus lembur sehari sebelum pelaksanaan Paten di gelar, karena antusiasme masyarakat membuat akte kelahiran dan KK. Satu persatu, dirinya tandatangan berkas persyaratan masyarakat yang hendak di layani dalam kegiatan Paten ini, karena memang, selama ini masih banyak warga yang anak-anaknya belum mempunyai data kependudukan, seperti Akte. Tercatat ada sekitar 250 lebih warga Ciparagejaya mengajukan syarat, baik untuk sekedar di foto perekaman KTP el maupun membuat KK dan Akte. " Semalan lembur, karena harus tandatangani berkas persyaratan," Ujarnya.



Lebih jauh Kabun mengatakan, tahun sebelumnya, pelayanan di tempat ini bisa langsung jadi untuk Akte dan KK, hanya saja tidak semuanya, ada yang berkasnya kurang ditunda dulu untuk kemudian diajukan lagi. " Masyarakat memang antusias sih, sampai pegawai desa juga kewalahan," Katanya.


Bupati Karawang dr Cellica Nurachadiana mengatakan, layanan paten saat ini akan digelar setiap hari Rabu selama tahun 2019. Untuk yang kali pertama ini di khususkan untuk Tempuran di hari Kamis. Masyarakat bisa memanfaatkan pelayanan yang maksimal di acara ini, termasuk untuk membuat perekaman KTP el, KK dan Akte kelahiran. Kemarin, sebut Cellica sempat banjir keluhan soal Surat Keterangan (Suket) yang selama setahun belum juga jadi fisik KTP el, tapi dirinya dan Kadisdukcapil sudah berkoordinasi dengan Dirjen di Kemendagri, Wal hasil diberikan jatah blanko sekitar 40 ribu, sehingga ini cukup membantu warga Karawang dan di pastikannya tidak akan ada lagi Suket setahun belum jadi KTP el." Blanko KTP el kita 40 ribu, jadi kalau ada Suket setahun belum jadi juga, insya Allah tidak ada lagi,"Tegasnya. 
Diberdayakan oleh Blogger.