Rabu, Februari 06, 2019

Kecamatan Tempuran Sisir Sekolah Jemput Perekaman KTP El

 

PELITAKARAWANG.COM - Jemput serapan perekaman KTP el, pihak pelayanan Kecamatan Tempuran sisir siswa SMA/SMK dan MA sederajat untuk aktif dalam Percepatan perekaman bagi yang sudah berusia 17 tahun.

Kasie Pelayanan Kecamatan Tempuran, Odi Rodi mengungkapkan, untuk percepatan perekaman KTP el pihaknya selain mensosialisasikan kepada masyarakat melalui rapat-rapat Minggon Kecamatan dan desa, tapi juga sisir langsung para siswa yang sudah cukup umur agar bisa melakukan perekaman. Selain SMAN 1 Tempuran, SMK Inotek, SMK Taruna Karya Mandiri (TKM) dan juga MA di Lemahduhur, pihaknya juga dasar siswa PKBM paket C Purwajaya. 

Kecamatan sebut Odi, meminta bantuan pihak sekolah agar mendata ulang siswa berusia 17 tahun baik kelas XII maupun kelas XI, untuk kemudian di arahkan melakukan perekaman KTP el di Kecamatan, baik yang warga Tempuran, Cilebar maupun siswa dari Kecamatan Cilamaya Kulon. "Kita sisir untuk percepatan perekaman ini ke sekolah-sekolah dan di data berapa siswa lagi yang belum di rekam," Katanya.

Odi menambahkan, kalau banyak jika pihak sekolah meminta perekaman di sekolah, seksi pelayanan dan operator siap di arahkan untuk melakukan perekaman offline di sekolah, atau jika memang jumlahnya tanggung, kiranya bisa berkenan di arahkan perekaman online di kantor Kecamatan. 

Bukan apa-apa, selagi blanko mencukupi dan juga persiapan Pemilu 2019, data kependudukan ini penting bagi para siswa, apalagi yang hendak melanjutkan perkuliahan maupun kerja setelah lulus sekolah. " Kita bisa perekaman offline ke sekolah kalau jumlahnya banyak, cuma yang khusus warga Tempuran saja, kalau luar Tempuran, ya di Kecamatan baru bisa," Ujarnya.

Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Tempuran Endra Wahyudi mengatakan, pihak sekolah mengapresiasi pihak Kecamatan yang sudah sedia datangi lembaga pendidikan untuk menyisir lagi pendataan siswa yang belum perekaman KTP el. Memang, sebagian siswa baru-baru sedang getol perekaman karena sedang banyak hajat, mulai yang hendak melamar kerja, masuk perguruan tinggi maupun sebatas untuk ikut jadi hak pilih pada pemilu 2019 nanti, namun mungkin masih ada beberapa yang belum melakukan perekaman. Untuk itu, dalam waktu 2 hari, ia pastikan pihak sekolah sudah memiliki data anak tersebut, untuk kemudian ditindaklanjuti mekanisme perekamannya bagaimana. "Kita apresiasi upaya percepatan perekaman yang dilakukan Kecamatan, kita siap sisir datanya, insya Allah segera melapor untuk ditindaklanjuti," Tutupnya. 

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

BERITA TERBARU

Back to Top