Ditengah Kota Karawang Hadir Taman Bunga Melenia Lalu Taman Bunga Anak Ceria Berwujud di Tempuran

PELITAKARAWANG.COM.– Sering kita dengar “bahagia itu sederhana” atau “bahagia itu relatif”, tapi tahukah anda ternyata kebahagiaan itu bisa diukur secara kuantitatif dengan menggunakan indeks kebahagiaan. Di beberapa negara indek kebahagiaan menjadi acuan untuk merepresentasikan kesejahteraan masyarakat disamping indikator ekonomi. Indeks kebahagiaan merupakan gambaran umum tingkat kepuasan penduduk terhadap keseluruhan domain kehidupan manusia yang dianggap esensial dengan memperhitungkan perasaan dan makna hidup seseorang.

Berdasarkan data yang dilansir https://www.bps.go.id, pengukuran indeks kebahagiaan masih sampai dengan tingkat provinsi.

Misal indeks kebahagiaan Provinsi Jawa Barat pada tahun 2017 sebesar 68,91. Indeks tersebut masih dibawah Jawa Tengah (69,38), Banten (69,27), Jawa Timur (69,98) dan DKI Jakarta (70,32). Sementara indeks kebahagian tertinggi adalah Provinsi Maluku Utara (75,38).

Salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan indeks kebahagiaan penduduk adalah membangun taman-taman baik di kota maupun di kecamatan.

“Taman milenial ini adalah 1 dari 56 taman di tahun 2018,pembangunan taman ini untuk meningkatkan indeks kebahagian masyarakat karawang” kata Cellica Nurachadiana, Bupati Karawang dalam sambutannya pada saat meresmikan taman milenial jumat malam (08/03) . 

Taman Bunga Ceria Anak Tempuran

“Seluruh titik-titik di setiap dapil pada tahun 2019, akan dibangun taman-taman. Taman-taman tersebut akan dilengkapi oleh fasilitas wifi. Mudah2an keberadaan taman ini dapat mempererat silaturahmi antar warga” lanjut cellica.

“Taman milenial ini, yang memberi nama bupati Karawang langsung” kata Ramon Wibawa Laksana Kepala Dinas PRKP Kabupaten Karawang dalam laporannya di acara tersebut.

“Pada tahun 2019 Taman dibangun di kecamatan-cikampek cikampek, klari, dan Telagasari” terang Ramon.

Pemerintah Kabupaten Karawang mengajak kepada seluruh masyarakat untuk dapat merawat dan menjaga bersama taman-taman yang telah dibangun tersebut , tidak dirusak atau dicorat-coret. Taman-taman tersebut merupakan milik publik dan manfaatkan untuk kegiatan positif baik oleh kaum milenial maupun kaum tua berjiwa milenial, baik  yang jomlo maupun yang sudah menikah,pungkas Ramon.

Dilain tempat,Camat Tempuran menyampaikan bahwa diwilayahnya sudah dibangun taman bunga ceria anak dengan dana pribadi warga,taman tersebut sifat sebagai tempat bersilahturahmi antar warga di Desa Pancakarya.

Taman Bunga Anak Ceria

H.Suwandi jelaskan,gagasan adanya taman tersebut adalah merunut dari program kabupaten dan Kecamatan Tempuran melakoninya.

Insya Allah sekitar kantor Kecamatan segera akan dibuat taman bunga serupa,ucapnya.

Taman bunga ceria anak saat ini,lanjut dia,untuk pembangunannya baru mencapai 70 persen namun sudah bisa dijadikan tempat kongko sementara oleh warga sekitar,papar Suwandi.

Taman Bunga Anak Ceria

Tidak menuntup kemungkinan program pembuatan taman bunga anak ceria akan dilanjutkan di 13 desa lain di Kecamatan Tempuran,hal itu akan ditempuh dengan swakelola warga sekitar.Dengan harapan dibangunnya taman bunga ceria anak yang berada di Dusun Bengle,Desa Pancakarya akan dapat menanamkan sikap peduli dan cinta lingkungan sejak dini kepada warga dan anak-anak,pungkas H Suwandi.(red).

Tidak ada komentar